JAKARTA, KOMPAS - Kebakaran hebat melanda Kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol di RT 02 RW 05 Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026) malam. Sebanyak 33 unit mobil pemadam kebakaran dan 100 personel dikerahkan untuk memadamkan api.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Bayu Meghantara menuturkan, pihaknya sedang berupaya memadamkan api. "Obyek yang terbakar adalah rumah tinggal," ujar Bayu saat dihubungi, Senin (1/6/2026).
Lokasi kebakaran berada dekat di Masjid Al Ihsan, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran. Laporan kebakaran diterima pada pukul 20.55 WIB dan petugas tiba di lokasi 10 menit kemudian.
Sampai Senin tengah malam, petugas masih berada di lapangan dan melakukan sejumlah upaya agar api tidak terus merambat. "Karena perambatan api masih sangat memungkinkan," ujarnya.
Terkait penyebab kebakaran dan jumlah rumah yang terdampak, Bayu belum bisa menjelaskannya. Sebab, petugas masih fokus untuk memadamkan api. Berdasarkan video yang beredar di media sosial, api berkobar memecah kegelapan malam.
Ratusan warga berbondong-bondong melihat kobaran api dari dekat. Sejumlah armada pemadam kebakaran pun sudah bersiap untuk memadamkan api agar tidak merambat ke lokasi lain.
Akibat kebakaran tersebut, layanan Bus Transjakarta disesuaikan terutama di Rute 14 (JIS-Senen). Melalui keterangan resminya, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menyatakan, ada tiga halte yang tidak beroperasi sementara, yakni Halte Toyota Rangga (kedua arah), Halte Tanah Tinggi (kedua arah), dan Halte Kemayoran (arah JIS).
Oleh karena itu, PT Transjakarta mengalihkan rute, mulai dari arah Senen, yakni dari Halte Kemayoran, putar balik melalui Patung Ondel-Ondel, lalu ke Jalan Angkasa, masuk jalur rute 14A, (Traffic Light/TL) Golden, kemudian belok kiri ke Halte Jaga Jakarta lalu putar balik Pal Putih menuju Atrium.
Adapun ke arah JIS, pengalihan dimulai dari Halte Jaga Jakarta, kemudian putar balik Pal Putih, Halte Senen Raya, Jalan Senen Raya IV (TL OJK), Jalan Gunung Sahari, Jalan Angkasa, Jalan Benyamin Sueb, rute normal mulai Halte JIExpo Kemayoran sampai dengan JIS.
Kebakaran di kawasan pemukiman kerap terjadi. Sebelumnya kebakaran juga menghanguskan sekitar 27 bangunan dan kontrakan di Jalan Krendang Barat Gang 2, Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis (28/5/2026) malam.
Camat Tambora Pangestu Aji mengatakan, berdasarkan dugaan awal, kebakaran itu mengarah pada masalah kelistrikan. Namun, penyebab pasti belum diketahui. Akibat kebakaran itu, 115 keluarga terpaksa mengungsi.
Khusus di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, kebakaran telah beberapa kali terjadi. Pada Januari 2025, misalnya, kebakaran juga melanda dan menghanguskan 543 rumah permanen dan semipermanen di RT 001 hingga RT 011 RW 004, Kelurahan Kebon Kosong. Kebakaran yang terjadi pada dini hari tersebut berdampak terhadap sekitar 1.797 warga atau 607 keluarga.
Menurut keterangan warga, api pertama kali terlihat sekitar pukul 00.30 WIB dari sebuah rumah di RT 002 RW 004. Kobaran api dengan cepat menjalar karena sebagian besar bangunan di kawasan padat penduduk itu menggunakan material mudah terbakar seperti kayu dan tripleks. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi seorang warga mengalami sesak napas akibat menghirup asap dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Polisi saat itu memeriksa sejumlah saksi dan menduga api berasal dari area plafon rumah warga. Beberapa saksi mengaku mencium bau kabel terbakar sebelum asap muncul. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta memperkirakan kerugian akibat kebakaran mencapai lebih dari Rp 6 miliar. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.
Kebakaran Januari 2025 bukanlah kejadian pertama di Kebon Kosong. Sebulan sebelumnya, yakni pada Desember 2024, kebakaran juga melanda kawasan Jalan Kemayoran Gempol di RW 005, Kelurahan Kebon Kosong. Peristiwa itu menghanguskan sekitar 200 rumah semipermanen dan berdampak pada sekitar 1.800 warga. Rangkaian kebakaran berulang tersebut mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai perlunya penanganan khusus untuk kawasan Kemayoran yang rentan terhadap kebakaran permukiman padat.
Sekitar sebulan sebelumnya, yakni pada 10 Desember 2024, kebakaran melanda RT 003, 004, 005, 006, 007, 008, dan 009 di RW 005 Kelurahan Kebon Kosong. Amuk api menghancurkan 200-an rumah yang sebagian besar semipermanen. Pascakebakaran, 600 keluarga atau 1.800 jiwa mengungsi ke tiga lokasi, yaitu SD Negeri Kebon Kosong 09, masjid, dan tanah lapang tak jauh dari lokasi kebakaran.





