Bisnis Body Care, Anjasmara Habiskan Waktu 1,5 Tahun untuk Menguji Produknya

tabloidbintang.com
3 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Bagi Anjasmara, aroma parfum memiliki pengaruh besar terhadap kenyamanan dan penampilan seseorang. Karena itu, ia lebih memilih wewangian bernuansa floral maupun fruity yang terasa ringan saat digunakan.

"Jujur saja kalau saya pakai parfum itu saya tidak saya kurang menyukai bau-bau yang terlalu menyengat. Saya sukanya yang soft, sukanya yang sweet, lebih ke floral atau fruity gitu," ungkap Anjasmara, di Jakarta, Senin (1/6).

Kecintaannya terhadap produk perawatan tubuh dan wewangian kemudian mendorong Anjasmara terjun ke dunia bisnis kecantikan. Ia meluncurkan merek body care bernama Harmel yang menghadirkan sejumlah produk, mulai dari shower gel, body lotion, hingga parfum.

Menurut Anjas, proses pengembangan Harmel berlangsung cukup panjang. Produk tersebut telah dipersiapkan sejak sekitar satu setengah tahun lalu dengan berbagai tahapan pengujian yang ketat.

"Sebenarnya produk ini sudah didesain hampir satu setengah tahun yang lalu ya. Perjalanannya sangat panjang, trial and error produk ini juga cukup ketat sekali," bebernya.

Suami aktris Dian Nitami itu mengatakan dirinya tidak hanya berperan sebagai pemilik merek, tetapi juga ikut mengawasi setiap proses produksi. Ia bahkan sempat merasa kelelahan karena standar yang ditetapkan timnya sangat tinggi.

"Saya terlibat langsung dari depan awal. Bahkan saya sebenarnya sempat putus asa karena tim saya pengennya yang perfect banget. Itu yang cukup memakan energi," ungkap Anjasmara.

Dari seluruh rangkaian produk yang diluncurkan, parfum menjadi bagian yang paling banyak menyita waktu pengembangan. Menurutnya, menciptakan aroma yang nyaman dan tahan lama bukan perkara mudah.

"Trial error yang paling lamanya itu ada di perfume kayaknya. 'Ini baunya enggak enak', 'ini kurang', terus sudah gitu 'ini wanginya sebentar', 'ini kurang gini, kurang gitu'. Parfum itu yang paling lama," jelasnya.

Untuk memastikan kualitas produk sesuai harapan, Anjasmara mengaku menggunakan sendiri seluruh produk Harmel selama beberapa bulan sebelum akhirnya dipasarkan. Langkah itu dilakukan agar ia benar-benar memahami kenyamanan produk dari sudut pandang konsumen.

"Aku juga sudah pakai sekitar enam bulan terakhir ini. Karena saya harus coba dulu nih, ini beneran sesuai dan beneran nyaman enggak dipakainya. Kalau enggak nyaman, ya masa kita harus launching, nanti yang ada jadi malu-maluin," tegasnya.

Anjasmara menegaskan kualitas menjadi aspek utama yang tidak bisa dikompromikan. Sikap perfeksionis yang dimilikinya menjadi alasan mengapa setiap produk harus melalui proses evaluasi panjang sebelum resmi diluncurkan.
"Saya termasuk perfeksionis juga soalnya," pungkas Anjasmara singkat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ledakan Dahsyat Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Hancurkan Rumah, 55 Warga Mengungsi
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Irak Temukan 8,8 Miliar Barel Minyak, Perusahaan China ZhenHua Gerak Cepat
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jadwal Salat Kota Makassar 2 Juni 2026
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Seorang Tersangka Dugaan Penipuan WO Marwah Residivis, Ini Kata Polisi soal Tindak Pidana Sebelumnya
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Enam Bulan Tak Bertemu Anak, Ruben Onsu Obati Rindu dengan Datangi Panti Asuhan
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.