Jakarta, CNBC Indonesia - Tim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan temuan mengejutkan di kaki Gunung Ciremai, wilayah Lingkar Timur Kuningan. Mereka menemukan bukti aktivitas sesar yakni berupa struktur lapisan tanah dengan posisi terbalik.
Temuan aktivitas tektonik tim vulkanik zaman Kuarter (dimulai pada 2,58 juta tahun lalu) menggunakan analisis geokronologi dan pemetaan LiDAR dari endapan distal Gunung Ciremai.
Penggunaan LiDar memungkinkan tim dapat melihat fitur permukaan Bumi tanpa terhalang vegetasi. Selain itu, hasil pemetaan dapat menunjukkan kemiringan lapisan (tilting) dan patahan (faulting) pada morfologi lahan.
Tim peneliti menggunakan metode carbon dating pada jalur Lingkar Timur Kuningan. Dari sana ditemukan endapan berusia 22 ribu tahun yang berada di atas endapan 20 ribu tahun.
- RI Dikepung Zona Gempa Megathrust, Ahli Jepang Tunjuk Titik Ini
- Ahli Jepang Bongkar Rahasia Punya Teknologi 'Anti Kiamat' Gempa
Artinya lapisan tanah lebih tua akan terdorong ke bagian atas dari lapisan lebih muda. Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Kebencanaan Geologi (PRKG) BRIN dan ketua tim penelitian Sonny Aribowo menjelaskan tim mengindikasikan adanya fase penyeimbangan setelah tekanan tektonik besar.
"Selain sesar naik, ditemukan juga bukti sesar normal pada endapan berumur sekitar 16.000 tahun, yang mengindikasikan adanya fase penyeimbangan sedimen setelah tekanan tektonik besar, atau kemungkinan jejak kejadian gempa bumi besar pada periode tersebut," kata Sonny dalam keterangannya.
Dari riset ini, tim juga berhasil membedakan endapan jauh (distal) dan endapan dekat (proximal) Gunung Ciremai. Distal masuk sebagai sedimen vulkanik basaltik sub-alkalin dengan kandungan besi tinggi dan silika rendah.
Sementara untuk endapan proksimal ditemukan berada dekat puncak, yang didominasi oleh batuan andestik basaltik dengan seri magma medium-K.
Namun hubungan antar kedua endapan ini perlu dikaji lebih lanjut lagi. Ini karena distal dan proksimal memiliki perbedaan karakteristik.
(dem/dem) Add as a preferred
source on Google




