Calon Haji Asal Tuban Ungkap Pentingnya JKN Aktif, Kunci Ibadah Haji Tenang dan Bebas Khawatir

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

TUBAN, DISWAY.ID --  Di usia yang tidak lagi muda, Karmijah (65) menyambut panggilan ke Tanah Suci dengan penuh syukur.

Warga Desa Saringembat, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban itu menjadi salah satu Calon Jemaah Haji (CJH) yang tengah mempersiapkan keberangkatan ibadah haji dengan sebaik-baiknya.

Bagi Karmijah, persiapan menuju Tanah Suci tidak hanya menyangkut perlengkapan ibadah dan kesiapan batin.

BACA JUGA:Salah Besar Jika Lawatan Prabowo ke Luar Negeri Disebut Gagah-gagahan, Teddy: Lihat Hasilnya Selama 1,5 Tahun

Kesehatan juga menjadi hal penting yang harus dipastikan sejak awal, termasuk memastikan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap aktif.

“Pertama tentunya sangat bersyukur dapat menunaikan rukun Islam yang kelima. Terlebih, memastikan kepesertaan JKN dalam kondisi aktif harus dapat diwujudkan. Sehingga saat membutuhkan layanan kesehatan, sudah tidak perlu bingung lagi. Kita juga tidak bisa memprediksi, kapan datangnya sakit. Bagi saya, kedatangan dan kepulangan wajib diupayakan sehat,” jelasnya, Rabu, 20 Mei 2026.

Karmijah memahami bahwa perjalanan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima.

Perbedaan cuaca, aktivitas ibadah yang padat, serta perjalanan panjang menjadi tantangan tersendiri bagi para jemaah.

BACA JUGA:Agus Jabo Gaungkan Revolusi Ekonomi Kerakyatan, PRIMA Tegaskan Komitmen Menangkan Pancasila

Karena itu, ia merasa perlindungan kesehatan menjadi bekal yang tidak boleh diabaikan.

Ia juga menyadari bahwa biaya berobat tanpa perlindungan jaminan kesehatan dapat menjadi beban yang berat.

Prinsip sedia payung sebelum hujan pun ia pegang sebagai bentuk ikhtiar dalam menjaga diri dan keluarga.

“Setelah pulang dari haji, kondisi tubuh sering kali mengalami penyesuaian akibat perbedaan cuaca dan aktivitas fisik selama ibadah. Dengan adanya JKN, saya tidak perlu khawatir memikirkan biaya berobat di tanah air jika terjadi sakit. Biaya berobat yang tidak murah, harus saya upayakan perlindungannya. Sehingga, menjadi peserta JKN itu tidak ada ruginya. Manfaatnya yang besar pun telah saya dan keluarga rasakan,” tuturnya.

Ketenangan Karmijah tidak hanya datang dari kepesertaan JKN yang ia miliki.

BACA JUGA:Agus Jabo Gaungkan Revolusi Ekonomi Kerakyatan, PRIMA Tegaskan Komitmen Menangkan Pancasila

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bayi dengan Ari-Ari Masih Menempel Ditemukan dalam Tas di Pati, Polisi Buru Pelaku
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
AS dan Iran Kembali Saling Serang di Tengah Upaya Damai
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Prabowo-Megawati Bergandengan Tangan Usai Upacara, PDI-P Merasa Terhormat
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Momen di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Saat Seskab Teddy Melihat Megawati Minta Digandeng Prabowo
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ironi Dominasi Peneliti Asing dalam Temuan Ribuan Spesies Baru RI
• 10 menit lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.