MALANG, KOMPAS.TV - Sejumlah naskah dan buku kuno yang dimiliki oleh Perpustakaan Umum Kota Malang terus dilakukan perawatan. Untuk naskah kuno sendiri, Perpustakaan Kota Malang memiliki enam naskah kuno yang berasal dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Karena usianya yang sudah sangat tua, perawatan dan penyimpanannya dilakukan secara khusus dan hati-hati.
Selain berbahan kertas, naskah kuno ini juga terbuat dari lontar. Beberapa naskah kuno berisi primbon dan Serat Yusuf. Selain perawatan, salah satu upaya yang dilakukan Perpustakaan Umum Kota Malang adalah melakukan digitalisasi naskah kuno. Pustakawan Ahli Muda Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang, Nesy Prima Dewi, menjelaskan bahwa proses digitalisasi naskah dilakukan secara bertahap.
Selain naskah kuno yang ada di perpustakaan, digitalisasi juga dilakukan pada naskah kuno milik masyarakat. Digitalisasi ini bertujuan mempermudah masyarakat untuk mengakses dan mempelajari isi naskah tanpa adanya kontak fisik dengan naskah.
"Kalau di perpustakaan Kota Malang sendiri secara fisik ada enam, dari tahun 2023 sampai 2025 kita sudah mengakusisi enam naskah kuno tapi untuk yang terdata di seluruh Kota Malang ada 31 naskah kuno." Kata Nesy.
Untuk pelestarian naskah dan buku kuno, pihak Perpustakaan Umum Kota Malang juga kerap melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang memiliki naskah kuno.
Penulis : KompasTV-Malang
Sumber : Kompas TV
- naskah kuno
- perawatan naskah kuno
- berita Malang





