Sambangi Indonesia, Ramos Horta Bicara Perdamaian Timor Leste hingga Konflik Palestina-Israel

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Presiden ke-4 dan ke-7 Timor Leste Jose Ramos-Horta menyambagi Indonesia dan membagikan pandangannya mengenai rekonsiliasi nasional, penyelesaian konflik internasional, hingga tantangan yang dihadapi kawasan Asia Tenggara, Selasa (2/6/2026).

Peraih Nobel Perdamaian tersebut menegaskan, bahwa perdamaian tidak selalu harus ditempuh melalui jalur pengadilan atau penghukuman terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam konflik masa lalu.

Menurutnya, pengalaman Timor Leste menunjukkan bahwa rekonsiliasi dan keberanian untuk melihat masa depan menjadi fondasi penting dalam membangun bangsa pascakonflik.

Baca Juga :
BNPP Dorong Diplomasi Perbatasan dalam Peringatan Kemerdekaan Timor Leste

Ramos-Horta mengungkapkan bahwa setelah Timor Leste meraih kemerdekaan, pemerintah memilih pendekatan rekonsiliasi dengan Indonesia dibandingkan membawa seluruh persoalan masa lalu ke proses hukum yang berkepanjangan.

“Jika kami mulai mengadili semua orang yang pernah berada di pihak berbeda, lalu dari mana kami harus memulainya?” ujarnya dalam sebuah diskusi yang diadakan ERIA School of Government di Kantor ERIA Sentral Senayan, Jakarta.

Saat berbicara mengenai hubungan Timor-Leste dan Indonesia, Ramos Horta menyebut rekonsiliasi antara kedua negara sebagai salah satu kisah perdamaian yang paling penting di Asia Tenggara.

Baca Juga :
Hizbollah Hujani Tentara Israel dengan Drone dan Roket di Wilayah Perbatasan

Dia mengenang peran sejumlah tokoh Indonesia, termasuk B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Soekarnoputri, yang turut membuka jalan bagi proses transisi Timor-Leste menuju kemerdekaan.

“Hubungan yang terjalin saat ini menunjukkan bahwa persahabatan dapat tumbuh bahkan dari sejarah yang penuh tantangan,” ujarnya.

Ramos-Horta juga menyoroti konflik yang masih berlangsung di berbagai belahan dunia, termasuk konflik Israel dengan Palestina. Ia menilai tidak ada pihak yang benar-benar akan memperoleh kemenangan melalui perang yang berkepanjangan.

Baca Juga :
Tentara Israel Tewas di Tengah Operasi Besar Melawan Hizbullah di Lebanon

“Solusi dua negara tetap menjadi jalan yang paling realistis untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan,” katanya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kabar Baik! Lulusan MagangHub Kini Dapat 15 Sertifikasi Kompetensi
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Airlangga Hartarto ke Prancis dan Belgia, Perkuat Kerja Sama dengan Uni Eropa
• 47 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Menhaj Lepas Kepulangan Jemaah Haji ke Tanah Air
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kongres IX SEMMI akan Digelar di Tangerang, Dapat Dukungan Pimpinan DPRD Banten
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Pesan Prabowo ke Siswa SMPN 111 Jakbar: Belajar yang Baik 
• 4 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.