Jakarta, VIVA – Polda Metro Jaya melalui Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) mengerahkan dua unit kendaraan dapur lapangan atau randurlap untuk membantu warga terdampak kebakaran hebat di kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Bantuan tersebut diberikan setelah kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di belakang Pasar Jiung pada Senin malam, 1 Juni 2026.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan dapur lapangan dikerahkan untuk memenuhi kebutuhan makanan para korban yang kini masih bertahan di lokasi pengungsian.
Melalui fasilitas tersebut, personel Satbrimob Polda Metro Jaya membagikan lebih dari 200 kotak nasi kepada warga terdampak kebakaran.
“Brimob harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga sedang mengalami kesulitan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban kebakaran,” kata Henik dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.
Bantuan Disalurkan Langsung ke Titik PengungsianTidak hanya menyediakan makanan siap saji, personel Brimob juga turun langsung menyusuri sejumlah titik pengungsian untuk memastikan bantuan diterima warga yang membutuhkan.
Makanan dibagikan kepada para pengungsi, termasuk anak-anak dan warga lanjut usia (lansia) yang terdampak kebakaran.
Kegiatan kemanusiaan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Dansat Brimob Polda Metro Jaya agar seluruh personel hadir membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Henik menginstruksikan jajaran Brimob untuk memberikan pelayanan kemanusiaan secara cepat di lapangan sekaligus membantu proses penanganan pascakebakaran.
Selain penyaluran bantuan makanan, personel Satbrimob Polda Metro Jaya juga disiagakan di sekitar lokasi kejadian untuk membantu pengamanan area dan mendukung proses penanganan bersama unsur terkait lainnya.
Kebakaran Hebat Terjadi di Kebon KosongKebakaran diketahui terjadi di kawasan Jalan Kemayoran Gempol, RT 02/RW 05, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam.
Api melanda rumah-rumah warga di kawasan padat penduduk dan menyebabkan kepanikan masyarakat sekitar.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 20.55 WIB.
Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan sebanyak 33 unit armada pemadam gabungan beserta sekitar 100 personel ke lokasi kejadian.





