Gubernur Sulsel Tegaskan Seleksi Paskibraka Nasional Berjalan Transparan dan Bebas Intervensi

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional di Sulawesi Selatan telah berjalan sesuai mekanisme resmi dan bebas dari intervensi individu maupun kepentingan tertentu. Pernyataan ini disampaikan saat ia bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila, Selasa (2/6/2026), di Halaman Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

Dalam amanat yang dibacakan, Andi Sudirman menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi melibatkan berbagai unsur yang berkompeten dan kredibel, baik di tingkat daerah maupun pusat. Kesbangpol Provinsi bersama TNI dan Polri sebagai panitia daerah telah melaksanakan seluruh tahapan seleksi dengan maksimal sesuai kewenangan masing-masing.

“Apa yang telah dinilai dan diputuskan merupakan hasil seleksi yang dilakukan sesuai mekanisme. Kesbangpol Provinsi bersama TNI dan Polri sebagai panitia daerah telah bekerja maksimal menjalankan seluruh tahapan yang menjadi kewenangan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tim seleksi tingkat pusat terdiri dari berbagai instansi, seperti Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), DPPI Pusat, TNI, Polri, hingga Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). Keterlibatan lintas institusi ini merupakan bentuk pengawasan bersama untuk menjamin objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas proses seleksi.

“Karena itu, proses yang berjalan tidak ditentukan oleh individu ataupun kepentingan tertentu. Mekanisme yang ada dirancang untuk menutup ruang bagi praktik titipan maupun intervensi,” terangnya.

Gubernur Sulsel juga menekankan bahwa prinsip utama dalam seleksi Paskibraka adalah keunggulan dan prestasi peserta yang dinilai secara objektif berdasarkan kemampuan dan kompetensi, tanpa diskriminasi klaster ras maupun suku.

“Kita mendahulukan asas keunggulan. Penilaian dilakukan berdasarkan kemampuan, kompetensi, dan hasil seleksi yang objektif, bukan berdasarkan klaster yang berbau ras maupun suku,” katanya.

Andi Sudirman berharap masyarakat dapat menyikapi dinamika yang berkembang dengan bijak serta terus menjaga persatuan dan semangat kebangsaan. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan dalam merespons setiap perbedaan pandangan, termasuk dalam proses seleksi dan pengambilan keputusan oleh institusi negara.

“Semangat Pancasila justru mengajarkan kita untuk menjunjung persatuan dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa,” pungkasnya.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang diikuti oleh unsur Forkopimda Sulsel, ASN Pemerintah Provinsi, TNI-Polri, serta perwakilan instansi vertikal di Sulawesi Selatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen menjaga persatuan bangsa melalui nilai-nilai Pancasila. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Besok Rabu 3 Juni 2026, Ini Daftar Kota di Indonesia yang Berpotensi Hujan
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Jerat 3 Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
• 24 menit lalukumparan.com
thumb
Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan Dorong Optimalisasi GTRA untuk Percepat Penyelesaian Sengketa Pertanahan di Tanah Laut
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Pakar Ingatkan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Bisa Hambat Regenerasi
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Rizky Ridho Jadi Kapten Timnas Indonesia vs Oman, Herdman: Para Pemain yang Memilih
• 3 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.