JAKARTA, KOMPASTV - Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Bahtra Banong membela kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang kerap melakukan kunjungan ke luar negeri.
Terkait polemik penggunaan dana pribadi untuk menutupi kekurangan biaya perjalanan dinas, Bahtra menilai langkah tersebut merupakan bentuk pengorbanan Presiden Prabowo bagi negara.
"Itulah bentuk komitmen Pak Prabowo. Beliau rela berkorban untuk kepentingan negara. Jangankan uang, nyawa pun beliau siap untuk kepentingan Merah Putih dan bangsa Indonesia," ujar Bahtra dalam dialog Sapa Indonesia Malam, Selasa (2/6/2026).
Sementara itu, Peneliti Poshdem Universitas Andalas Feri Amsari memiliki pandangan berbeda.
Ia menilai penggunaan dana pribadi dalam perjalanan dinas negara justru berpotensi menimbulkan persoalan akuntabilitas.
"Saya merasa perlu juga Seskab Teddy atau teman-teman di Gerindra membaca Peraturan Menteri Keuangan Nomor 164 Tahun 2015 tentang tata cara perjalanan dinas pejabat negara," kata Feri.
Menurut Feri, perjalanan dinas harus memenuhi prinsip selektif, efektif, efisien, dan transparan sebagaimana diatur dalam regulasi.
"Agak janggal di mata publik kalau kedatangan Presiden ke Prancis itu berkali-kali. Perlu dipertanyakan dalam rangka apa deal bisnis yang kemudian dilakukan sehingga berulang-ulang kali datang," ujarnya.
Feri juga menyoroti pernyataan bahwa sebagian biaya perjalanan ditanggung dana pribadi Presiden.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Lintang
Baca Juga: JPU Tanggapi Klaim Nadiem soal Pemilihan Chrome OS Bikin Hemat Anggaran Rp3,9 Triliun
#prabowo #kunkerpresiden #feriamsari
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- lawatan prabowo
- seskab teddy
- gerindra
- feri amsari





