KPK kini tengah menelusuri aset-aset milik keluarga Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (FAR). Bahkan sudah ada pemblokiran rekening milik keluarga Fadia oleh KPK.
"Melakukan beberapa penelusuran-penelusuran baik itu aset bergerak tidak bergerak, rekening, bahkan kita sudah melakukan pemblokiran-pemblokiran terhadap aset-aset yang dimiliki oleh tersangka dan keluarganya," kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026).
Taufik memberi sinyal jika ada pengembangan pengusutan perkara ke pihak lain, akan ada tersangka baru. Suami Fadia sendiri, Ashraff, pernah diperiksa KPK dalam kasus ini.
"Apabila memang kemudian dari tadi pemblokiran, penelusuran aset-aset itu yang kemudian ditemukan ada kaitannya dengan proses pemerintahan yang sedang berjalan yang dilakukan oleh tersangka ya itu pasti akan ada pengembangan untuk tersangka berikutnya," sebutnya.
Suami dan anak Fadia sendiri menerima aliran uang dalam kasus ini. KPK menyebut hal itu akan dipertimbangkan untuk dimintakan pertanggung jawabannya.
(ial/isa)





