REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Komando Daerah Militer (Kodam) XX/Tuanku Imam Bonjol membenarkan dua warga sipil terkena tembakan. Salah satunya mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat (Sumbar) terkena peluru tersasar pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 17.05 WIB.
"Memang benar, ada kejadian ataupun insiden pada dua saudara kita yang diduga terkena peluru nyasar," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XX/Tuanku Imam Bonjol Kolonel Kav Taufiq saat dikonfirmasi di Kota Padang, Selasa malam WIB.
Baca Juga
Tinjau Yon TP 805/KSW, Menhan: Mereka Siap Jalankan Tugas
Pembentukan 750 Yon TP, Gubernur Lemhannas: Sudah Dirancang Kementerian Pertahanan
Pembangunan Yonif TP 923 Mentaya Dimulai di Kotawaringin Timur
Pada saat kejadian, kata Taufiq, prajurit Batalion Infanteri (Yonif) TP 897/Singgalang sedang melaksanakan latihan. Meskipun demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah dugaan peluru tersebut berasal dari satuan TNI atau tidak.
"Saat ini pihak TNI masih mengumpulkan informasi termasuk melakukan investigasi terkait kejadian itu," ujar Taufiq. Atas kejadian itu, satu mahasiswa UNP dan warga sipil dilarikan ke salah satu rumah sakit swasta yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo atau Rumah Sakit Tentara untuk operasi pengangkatan proyektil.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Sementara itu, Sekretaris UNP Erianjoni juga membenarkan seorang mahasiswa perguruan tinggi tersebut diduga terkena tembakan di area kampus. "Memang ada mahasiswa UNP yang diduga terkena peluru nyasar," katanya.