Berkaca kepada Narasi Baru Arab Saudi: Loncatan Sejarah Menuju Masa Depan

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Oleh: Azis Subekti, mahasiswa Program Doktor Hukum UAI, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Satu tahun lalu, ketika saya kembali menginjakkan kaki di Arab Saudi, ada perasaan yang sulit dijelaskan dengan angka-angka ekonomi maupun laporan lembaga pemeringkat internasional.

Di tanah yang selama berabad-abad dikenal sebagai pusat spiritual umat Islam itu, saya merasakan sesuatu sedang bergerak. Bukan pada Ka’bah yang tetap menjadi pusat orientasi jutaan manusia.

Baca Juga
  • Jaringan Miliarder AS Superkaya di Balik Misi Canary yang Melawan Akvitis Pro Palestina
  • Trump Bekukan Serangan ke Lebanon, Netanyahu Membangkang, Iran Beri Peringatan Keras
  • Terungkap Ini Mengapa Dahiyeh Selatan Lebanon Jadi Sasaran Amukan Israel yang Dihajar Hizbullah

Bukan pula pada Masjid Nabawi yang masih memancarkan keteduhan yang sama seperti berabad-abad lalu. Yang berubah adalah energi sebuah bangsa yang tampak sedang berusaha mendefinisikan ulang dirinya sendiri.

Di Riyadh, di Jeddah, bahkan dalam percakapan-percakapan sederhana dengan warga setempat, terasa ada kesadaran baru bahwa masa depan tidak boleh seluruhnya dititipkan kepada minyak.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Barangkali itulah inti dari apa yang hari ini dikenal dunia sebagai New Saudi Narrative.

Banyak orang melihatnya dari permukaan: kota futuristik NEOM, stadion megah, balapan Formula 1, klub-klub sepak bola yang mendatangkan bintang dunia, investasi teknologi, kecerdasan buatan, kawasan wisata Laut Merah, hingga berbagai reformasi sosial yang sebelumnya sulit dibayangkan terjadi di Saudi.

Semua itu memang nyata. Namun jika kita berhenti pada bangunan-bangunan megah tersebut, kita mungkin justru gagal memahami perubahan yang sesungguhnya sedang berlangsung.

Karena yang sedang dibangun Saudi bukan sekadar kota.

Yang sedang dibangun adalah kepercayaan terhadap masa depan.

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Disclaimer: Pandangan yang disampaikan dalam tulisan di atas adalah pendapat pribadi penulisnya yang belum tentu mencerminkan sikap Republika soal isu-isu terkait.
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Indonesia Tempel Vietnam Usai Hajar Myanmar 3-0
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Tangis Haru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi YIA Kulonprogo
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Profil Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono, Wakil Kepala BGN yang Baru
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Allahumma Bariklana Artinya Apa? Yuk, Ajarkan pada Anak!
• 15 jam lalutheasianparent.com
thumb
Dasco Sebut Pergantian Kepala BGN karena Tata Kelola, BGN Akan Berbenah
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.