Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah armada Suroboyo Bus yang sarat penumpang terlibat kecelakaan dengan dump truk pengangkut sampah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di Jalan Waringin pada Selasa pagi (2/6/2026).
Insiden yang memicu kepanikan penumpang dan kekhawatiran warga sekitar ini terjadi sekitar pukul 07.25 WIB, tepat saat bus sedang mengarah ke Terminal Joyoboyo.
Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum Dishub Kota Surabaya, Eni Sugiharti Fajarsari, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa malam.
Eni menjelaskan, bahwa kecelakaan ini bermula ketika Suroboyo Bus dengan nomor lambung 23 tengah bermanuver belok ke kanan, dari Jalan Waringin menuju ke area terminal.
Sayangnya, sebuah dump truk milik DSDABM nopol L 5093 BP yang sedang parkir di sisi jalan setelah tikungan tersebut tidak terlihat oleh pengemudi, sehingga senggolan bodi pun tak terhindarkan.
“Unit Suroboyo Bus 23 pada saat melakukan manuver ke kanan terjadilah insiden menyenggol Unit Dump Truck milik DSDABM, yang mengakibatkan kerusakan pada pintu dan kaca sisi kanan unit bus,” ujar Eni dikonfirmasi Selasa malam.
Menurut Eni, meskipun sempat ada kepanikan yang tak terhindarkan di antara penumpang, Eni memastikan bahwa tidak ada korban yang mengalami luka serius.
“Alhamdulillah tidak (ada yang mengalami luka serius baik yang menimpa penumpang maupun sopir),” jelasnya.
Selanjutnya, bus langsung dievakuasi ke pangkalan karoseri untuk kalkulasi kerusakan, sementara truk sampah milik Pemkot dilaporkan aman tanpa kerusakan berarti.
“Unit Suroboyo Bus 23 lanjut menuju Karoseri untuk dilakukan kalkulasi,” ucapnya.
Sementara, Samianto (71), seorang warga di lokasi kejadian menyampaikan truk sampah berbak kuning itu memang sedang berhenti setelah tikungan untuk menunggu rekannya.
Sumianto mengaku melihat, detik-detik bus melaju dari arah timur dan langsung bergesekan dengan badan truk begitu berputar balik hendak masuk ke terminal.
“Pokoknya truk berhenti di habis tikungan, terus busnya putar balik mau ke terminal. Pecah kaca kanan, kaca tengah,” katanya
Begitu kaca bus pecah, para penumpang yang panik langsung berhamburan keluar dari kursi mereka untuk menyelamatkan diri. Penumpang ada yang melanjutkan perjalanan dengan kebijakan oper bus dan ada juga yang memesan ojek online.
“Penumpang dioper, sebagian naik Ojol. Banyak penumpangnya. Gak ada korban yang luka parah. Truk Pemkotnya aman,” [rma/aje]




