Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanju

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Mojokerto, VIVA – Desa Ketapanrame di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menunjukkan bagaimana potensi lokal dapat diolah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Berbekal sektor wisata, produk unggulan masyarakat, dan pengelolaan usaha desa yang terintegrasi, desa ini berkembang menjadi salah satu contoh keberhasilan pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Perjalanan tersebut semakin berkembang sejak Desa Ketapanrame bergabung dalam Program Desa BRILiaN yang diinisiasi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada 2021. Program inkubasi desa ini mendorong lahirnya desa-desa unggul melalui penguatan kepemimpinan, tata kelola, inovasi, kolaborasi, dan digitalisasi.

Baca Juga :
Butuh Dana Cepat untuk Berbagai Kebutuhan? BRI Multiguna Karya Bisa Cair Dalam 1 Hari
BRImo Hadirkan Diskon Spesial 25 Persen untuk Pembelian Tiket Prambanan Jazz Festival 2026

Salah satu wujud nyata transformasi tersebut terlihat melalui Wisata Sawah Sumber Gempong yang dibangun pada 2021 sebagai pengembangan kawasan Taman Ghanjaran di atas Tanah Kas Desa. Kehadirannya lahir dari sinergi berbagai pihak melalui pemanfaatan Pendapatan Asli Desa (PADes), Dana Desa, serta investasi masyarakat.

Dengan panorama sawah terasering dan sumber mata air alami, kawasan ini tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga membuka peluang usaha bagi warga sekitar. Seiring perkembangannya, Sumber Gempong menjadi salah satu destinasi unggulan yang memperkuat identitas Ketapanrame sebagai desa wisata.

Selain Sumber Gempong, Desa Ketapanrame juga mengembangkan sejumlah destinasi lain seperti Taman Ghanjaran, Air Terjun Dlundung, Camping Ground Dlundung, wisata religi Ka’bah, hingga kawasan wisata kuliner yang turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Aktivitas ekonomi tersebut berjalan beriringan dengan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengelola lima unit usaha strategis, mulai dari pengelolaan air minum desa, kios dan kandang ternak, wisata desa, kebersihan lingkungan, hingga permodalan dan kemitraan.

Potensi ekonomi Ketapanrame juga tercermin dari berbagai produk unggulan berbasis komoditas setempat. Kelompok tani dan pelaku UMKM mengolah kopi Arabica dan Robusta menjadi berbagai produk bernilai tambah, termasuk cookies kopi dan cascara.

Masyarakat juga mengembangkan beragam produk turunan jeruk Nagami, mulai dari selai, sirup, puding hingga cookies, yang melengkapi aneka kuliner khas desa dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi lokal.

Komitmen terhadap keberlanjutan diwujudkan melalui pengelolaan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah dengan prinsip Reduce, Reuse, Recycle) Mutiara Welirang yang bergerak di bidang pengelolaan dan pemilahan sampah masyarakat. Hingga saat ini, unit tersebut telah bermitra dengan 1.571 konsumen dan menjadi bagian penting dalam mendukung ekonomi sirkular sekaligus menjaga kualitas lingkungan desa.

Baca Juga :
Nikmati Promo Cashback dan Jelajahi Dunia Tanpa Batas, Upgrade Kartu ke BRI Debit Contactless Mastercard
BRI Salurkan Bantuan 1.000 Paket Sembako bagi Umat Buddha, Tebar Kasih dan Kepedulian di Hari Raya Waisak 2026
Makin Mudah Miliki Properti Impian, BRI Kasih Solusi Promo KPR hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50 Persen

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Metland Venya Ubud Raih Dua Penghargaan Asia Pacific Property Awards 2026 - 2027
• 4 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Jalan Nasional Penghubung Tulungagung-Trenggalek Ditutup Total Selama 6 Bulan, Ini 3 Jalur Alternatif
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bumi Resources (BUMI) Mau Kucurkan Pinjaman Rp1,5 T ke Tambang Arutmin
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dubes Zuhairi Ajak Kaum Muda Jadikan Pancasila Sumber Inspirasi Membangun RI
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Hutan Adat Imbo Putui Dorong Ekonomi dan Kelestarian Alam
• 23 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.