Grid.ID - Upaya Dedi Mulyani rencanakan perbaikan rumah rakyat miskin menarik perhatian publik. Bahkan sang Gubernur Jawa Barat itu juga akan memprioritaskan jalan desa di Jabar agar mulus.
Ya, Dedi awalnya memang mengungkap akan fokus untuk lembur atau desa-desa. Dimana di tempat-tempat masih banyak jalan yang rusak dan berlubang.
Bahkan tak sedikit pula yang masih belum beraspal. Itulah sebabnya, dalam momen usai usai Salat Idul Adha di Masjid Al Hikmah, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar pada 27 Mei 2026 itu, Dedi Mulyadi mengungkapkan niatnya.
Dedi Mulyadi mengungkapkan, orang desa setia pada negara tapi sayang pembangunan desa kerap berada di urutan terakhir.
"Harusnya lembur diurus, kota ditata," ujar Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari TribunJabar.id, Senin (1/6/2026).
Lebih lanjut Dedi membeberkan dua skenario pembangunan jalan desa karena jalan-jalan desa di Jawa Barat harus bagus. Serta menawarkan langsung untuk dibangun oleh provinsi.
Dan nantinya, pembangunan jalan akan dilakukan secara bertahap.
"Kedua, dibangun sama desa lewat bantuan keuangan desa. Dimulai bertahap," imbuh Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyani juga rencanakan perbaikan rumah rakyat miskin namun untuk saat ini dirinya akan fokus membuat jalan desa yang mulus dan memiliki penerangan jalan umum (PJU).
Sedangkan terkait upaya Dedi Mulyani rencanakan perbaikan rumah rakyat miskin, ia menegaskan konsepnya akan disesuaikan dengan rumah tradisional.
"Namun konsepnya harus kembali ke rumah buhun, rumah tradisional. Rumah panggung harus tetap panggung, rumah bilik harus tetap bilik," beber Dedi dikutip dari Kompas.com.
Selain perbaikan jalan dan rumah tidak layak huni, Dedi Mulyadi pun menargetkan perbaikan pendidikan. Semua anak di Jawa Barat disebutnya harus sekolah minimal hingga jenjang SMA.
"Bagi siswa tak mampu yang sekolah di sekolah swasta, dibayari sama pemerintah," tandasnya. (*)
Artikel Asli




