HARIAN.FAJAR.CO.ID, PINRANG – Pemkab Pinrang kembali berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Keberhasilan ini menjadi komitmen Pemkab Pinrang dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat kembali membuahkan hasil membanggakan.
Pencapaian ini terungkap dalam kegiatan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Pemerintah Daerah se-Sulsel yang digelar di Kantor BPK RI Perwakilan Sulsel pada Selasa, 2 Juni 2026.
Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel, Winner Franky Halomoan Manalu mengungkapkan bahwa penyerahan LHP ini merupakan salah satu tahapan dari rangkaian pemeriksaan dan audit yang dilakukan terhadap laporan keuangan seluruh pemerintah daerah di Sulsel.
Menurutnya, capaian opini yang diraih setiap pemerintah daerah diharapkan tidak hanya menjadi sebuah prestasi administratif, namun juga menjadi instrumen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Olehnya itu, dirinya berharap seluruh pemerintah daerah dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangannya sehingga manfaat pembangunan yang didanai melalui APBD dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Sementara itu, Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid mengungkapkan bahwa capaian opini WTP yang kembali diraih Pemkab Pinrang merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan sinergitas seluruh elemen pemerintah daerah serta dukungan masyarakat Kabupaten Pinrang.
Menurut Irwan, keberhasilan ini juga tidak terlepas dari bimbingan, arahan, serta pendampingan yang selama ini diberikan oleh BPK RI Perwakilan Sulsel dalam proses penyusunan dan penyajian laporan keuangan daerah.
“Capaian ini bukan semata-mata untuk mendapatkan penghargaan atau pengakuan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana pengelolaan keuangan daerah dapat dilakukan secara baik sehingga setiap anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Irwan.
Lebih lanjut, Irwan menegaskan bahwa opini WTP harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemkab Pinrang untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dirinya berharap capaian ini dapat menjadi pendorong untuk terus menghadirkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat terus terjaga.
Dengan kembali diraihnya opini WTP ini, Pemkab Pinrang menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap rupiah yang dikelola melalui APBD digunakan secara efektif dan efisien guna mendukung pembangunan daerah serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Pinrang. (ams)





