CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Manajemen PSM Makassar bergerak cepat dalam menyusun kekuatan menyongsong kompetisi Super League 2026/27. Tim Juku Eja pun telah mencapai kesepakatan dengan pelatih kepala baru yang akan memimpin skuad musim depan.
Dalam beberapa pekan terakhir, spekulasi mengenai nakhoda baru PSM bergulir kencang di jajaran pencinta sepak bola nasional. Dua arsitek asal Eropa yang pernah menukangi Juku Eja, yakni Darije Kalezic dan Nenad Bacina, mencuat sebagai kandidat kuat.
Media Officer PSM, Sulaiman Karim, membenarkan bahwa proses negosiasi dengan juru taktik anyar telah rampung. Saat ini, manajemen hanya tinggal menunggu momentum yang tepat untuk memperkenalkan sang pelatih.
“Setahu saya memang tim bergerak cepat dan Alhamdulillah sudah deal dengan pelatih baru. Tapi saya belum bisa ungkap (identitasnya). Tunggu saja pengumuman resmi dari klub,” ujar Sulaiman Karim, Rabu (3/6).
Meski manajemen masih menutup rapat identitas sang pelatih, nama Darije Kalezic menjadi figur yang paling santer diprediksi akan kembali menduduki kursi kepelatihan PSM.
Rumor kembalinya pelatih berpaspor Belanda tersebut bahkan telah menjadi perbincangan hangat di berbagai akun media sosial yang membahas arus transfer sepak bola Indonesia.
Sosok Darije Kalezic memang bukan orang baru bagi publik Makassar. Pelatih berusia 56 tahun kelahiran Swiss ini memiliki kedekatan emosional yang sangat erat dengan kelompok suporter Juku Eja.
Saat menukangi PSM pada musim 2019, Kalezic sukses mengukir tinta emas dengan menyudahi dahaga gelar klub selama 19 tahun lewat raihan trofi juara Piala Indonesia 2019 setelah menumbangkan Persija Jakarta.
Di level Asia, pelatih yang dikenal dengan kedisiplinan tinggi dan kejeliannya mengorbitkan pemain muda ini juga berhasil membawa PSM melaju hingga babak Semifinal Zona ASEAN AFC Cup 2019.
Di sisi lain, nama Nenad Bacina juga muncul sebagai penantang kuat. Juru taktik asal Kroasia ini memiliki rekam jejak panjang di kancah sepak bola Asia Tenggara dan pernah memegang peran krusial di internal PSM Makassar.
Bacina merupakan sosok di balik layar yang bertindak sebagai asisten pelatih mendampingi Bojan Hodak pada musim 2020 silam, sebelum kompetisi akhirnya dihentikan total akibat pandemi Covid-19.
Dikenal dengan pendekatan taktik modern yang mengandalkan permainan kolektif yang agresif, Bacina punya modal pengalaman luas setelah sempat menukangi sejumlah klub di Liga Singapura dan Malaysia.




