S&P Tetapkan Rating BBB ke Danantara, Setara Peringkat Kredit RI

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings menetapkan peringkat kredit jangka panjang BBB dan jangka pendek A-2 kepada Danantara

S&P Tetapkan Rating BBB ke Danantara, Setara Peringkat Kredit RI (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel – Lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings menetapkan peringkat kredit jangka panjang BBB dan jangka pendek A-2 kepada PT Danantara Investment Management (DIM). 

Sementara Outlook atau prospek peringkat ditetapkan stabil, setara peringkat Kredit Pemerintah Indonesia. 

Baca Juga:
MPMInsurance Bayarkan Klaim Properti Rp1,2 Miliar

Dalam laporan yang diterbitkan pada 3 Juni 2026, S&P menyamakan peringkat DIM dengan peringkat kredit Indonesia, yakni BBB/Stable/A-2, karena menilai terdapat kemungkinan yang hampir pasti pemerintah akan memberikan dukungan luar biasa kepada perusahaan apabila dibutuhkan.

"Kami percaya bahwa PT. Danantara Investment Management (DIM) memainkan peran penting dalam prioritas pembangunan Indonesia, termasuk meningkatkan nilai jangka panjang aset pemerintah dan mendukung investasi pemerintah dalam proyek-proyek strategis," kata S&P Global Ratings mengutip laman resminya, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga:
354 Jamaah Haji Kloter 1 di Tanah Air Melalui Bandara Adi Soemarmo

Menurut lembaga pemeringkat tersebut, hubungan antara Danantara dan pemerintah dinilai sangat erat. Selain karena pemerintah merupakan pemilik penuh BPI Danantara, pemerintah juga memiliki pengawasan langsung terhadap rencana kerja dan anggaran lembaga tersebut melalui DPR serta Dewan Pengawas yang beranggotakan sejumlah menteri koordinator, Menteri Keuangan, dan Menteri Sekretaris Negara.

S&P juga menegaskan tidak memberikan penilaian profil kredit mandiri (stand-alone credit profile) kepada DIM karena faktor utama yang mendasari peringkat tersebut adalah ekspektasi kuat terhadap dukungan pemerintah.

Baca Juga:
Kejagung Geledah Kantor BGN Diduga Terkait Jual Beli SPPG

"Karena dukungan pemerintah menjadi faktor utama, kami menyamakan peringkat DIM dengan peringkat kredit negara Indonesia," ujar S&P.

Lembaga pemeringkat itu menilai Danantara memegang peranan penting dalam mengelola aset negara melalui investasi yang bertujuan meningkatkan nilai jangka panjang dan mendukung agenda pembangunan pemerintah. Sebagai kendaraan investasi utama BPI Danantara, DIM bertugas mengalokasikan dana ke berbagai sektor strategis yang menjadi prioritas nasional.

S&P memperkirakan sumber pendanaan utama Danantara dalam beberapa tahun ke depan berasal dari dividen tahunan BUMN yang disalurkan melalui BPI Danantara. Nilai dividen tersebut diperkirakan mencapai sekitar USD5 miliar hingga USD6 miliar per tahun.

Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai berbagai investasi, termasuk proyek strategis yang diharapkan mampu mempercepat pembangunan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meski sebagian investasi diarahkan untuk mendukung kebijakan pemerintah, S&P menilai proyek-proyek yang didanai Danantara tetap harus memenuhi standar imbal hasil tertentu.

Sebagai contoh, S&P menyoroti investasi Danantara pada proyek pembangkit listrik berbasis pengolahan sampah atau waste-to-energy yang mendukung implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang pengelolaan sampah terpadu. Namun demikian, lembaga tersebut tidak memperkirakan mayoritas investasi Danantara akan sepenuhnya ditentukan oleh arahan kebijakan pemerintah.

S&P juga menilai pemerintah memiliki kemampuan untuk memantau kondisi keuangan Danantara secara berkala sehingga dapat mendeteksi potensi permasalahan lebih awal dan memberikan dukungan yang diperlukan.

Ke depan, prospek peringkat Danantara akan mengikuti perkembangan peringkat kredit Indonesia. S&P menyatakan bakal turunkan peringkat DIM apabila dukungan pemerintah terhadap Danantara melemah. 

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Metro Jaya kerahkan 2.798 personel dalam Operasi Patuh Jaya
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Tangis Ibu Korban Pecah Dengar Wanda Divonis Hukuman Mati, Wenni: Terima Kasih Pak Hakim
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Pegawai Scammer Komplotan Eks Artis Fabiola Digaji Rp 10-20 Juta Per Bulan
• 19 jam laludetik.com
thumb
Abu Janda Sebut Jabar Provinsi Barbar, Dedi Mulyadi Merespons Begini
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Kriminal Kemarin, pelaku pembacokan hingga praperadilan Andrie Yunus
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.