REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menunjau jalan rusak di wilayah selatan, Rabu (3/6/2026). Pemkab Bandung Barat sudah menganggarkan perbaikan jalan tahun ini untuk untuk pemerataan pembangunan di wilayah selatan.
Jeje meninjau tiga ruas jalan yang masuk kategori rusak parah. Pertama, Jalan Gununghalu-Datar Puspa yang merupakan tapal batas dengan wilayah Ciwideuy Kabupaten Bandung dan Jalan Celak-Sodong di Gununghalu serta Jalan Malaka-Cijenuk di Sindangkerta.
"Di wilayah selatan di Bandung Barat, tepatnya di Kecamatan Gununghalu. Seperti kita tahu, Bandung Barat ini dari utara ke selatan cukup panjang, tapi masih banyak jalan-jalan yang cukup membutuhkan perhatian karena masih banyak yang rusak parah," kata Jeje di lokasi.
Jeje memastikan, untuk tiga ruas jalan yang dicek kali ini bakal diperbaiki secepatnya. Untuk Jalan Gununghalu-Datar Puspa Pemkab Bandung Barat menyiapkan Rp 4 miliar dengan ruas panjang yang diperbaiki mencapai 600 meter dan lebar 4 meter dengan konstruksi beton.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail mengecek jalan rusak di wilayah selatan. Pemkab Bandung Barat bakal melakukan perbaikan tahun ini. - (Republika/Ferry Bangkit Rizki)
Untuk Jalan Celak-Sodong disiapkan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar guna memperbaiki jalan sepanjang 600 meter dengan konstruksi beton dan Jalan Malaka-Cijenuk disiapkan anggaran Rp 1 miliar dengan total perbaikan tahun ini sepanjang 250 meter.
"Salah satu kebutuhan warga yang banyak disampaikan adalah jalan rusak. Karena memang sudah saya tanya kepada para kepala desa, itu sudah bertahun-tahun, lebih dari 10 tahun, bahkan lebih dari 15 tahun tidak ada perbaikan. Tahun ini doakan semoga semua pembangunan infrastruktur berjalan lancar," ujar Jeje.
Dirinya mengakui masih banyak jalan rusak yang menunggu giliran untuk diperbaiki. Pemkab Bandung Barat berkomitemn untuk melakukan perbaikan seluruhnya secara bertahap.
"Meskipun bertahap, insyaAllah akan kita genjot. Akan kita tambahkan juga anggarannya untuk bisa lebih banyak lagi pembangunan," ucap Jeje.
Perbaikan infrastruktur seperti jalan, lanjut dia, akan dilakukan di seluruh wilayah di Bandung Barat baik di utara, barat dan selatan. Jeje berkomitmen untuk melakukan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah dan tidak tersentralisir di perkotaan saja, tapi menyasar wilayah-wilayah pelosok.
"Memang masih banyak daerah-daerah di selatan yang khususnya yang terluar dari Bandung Barat ini memang kesulitan dalam pembangunan infrastruktur. Untuk itu, kami berkomitmen untuk bisa melakukan pembangunan secara menyeluruh, tidak hanya di daerah utara saja, tapi seluruh wilayah Bandung Barat agar semua masyarakat bisa merasakan dampaknya," kata Jeje.