Rombongan petugas Kejaksaan Agung meninggalkan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6).
Berdasarkan pantauan kumparan di lokasi, para penyidik mulai memasukkan sejumlah barang hasil penggeledahan kantor BGN ke mobil pukul 17.18 WIB. Mobil tersebut terparkir tepat di depan lobi Kantor BGN.
Terlihat terdapat 1 boks kontainer, sejumlah map, dan tas yang dibawa penyidik dari Kantor BGN. Seluruh barang bukti itu kemudian diletakkan di dalam bagasi mobil.
Mereka dikawal oleh tiga personel TNI. Tak lama, para penyidik pun mulai meninggalkan Kantor BGN.
Ada tiga mobil yang digunakan oleh para penyidik. Satu mobil berwarna hitam dan dua mobil berwarna putih.
Para penyidik berasal dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Mereka meninggalkan Kantor BGN setelah melakukan penggeledahan di tiga lantai kantor yaitu lantai 2, 3, dan 8.
Lantai 2 merupakan area pimpinan BGN. Salah satu pegawai menyebutkan area ini telah diberikan garis oleh petugas.
Kemudian lantai 3 terbagi menjadi dua, yaitu ЗА merupakan area wakil kepala BGN dan 3B merupakan area inspektorat. Terakhir, lantai 8 merupakan area Biro Umum dan Keuangan BGN.
Sekuriti menyebutkan penggeledahan ini dimulai sejak pukul 02.00 WIB. Dengan demikian, total penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik terjadi selama 15 jam.
Adapun para penyidik meninggalkan Kantor BGN tak lama usai eks Kepala BGN Dadan Hindayana diumumkan ditahan oleh Kejaksaan Agung. Selain Dadan, eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya turut ditahan.
Mereka ditahan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan pada Rabu (3/6). Sebelumnya, mereka dicopot dari jabatannya di BGN oleh Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (2/6).





