Tim gabungan di Bangka Barat berhasil padamkan karhutla di Mentok

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Tim gabungan di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kelurahan Sungaidaeng, Mentok.

"Penanganan cepat ini bisa berhasil berkat kerja sama yang baik antara masyarakat, personel Polres Bangka Barat, dan para petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten setempat," kata Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso di Mentok, Rabu.

Ia mengatakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sore hari ini dilakukan dengan cepat dan api berhasil dipadamkan dalam kurun waktu sekitar satu jam

"Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga melalui layanan darurat 110 sekitar pukul 15.15 WIB, setelah itu kita lakukan koordinasi dengan instansi terkait dan bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman," katanya.

Ia menjelaskan, personel piket SPKT, Samapta, piket fungsi Polres Bangka Barat bersama BPBD Kabupaten Bangka Barat, Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka Barat, serta warga setempat melakukan upaya pemadaman secara terpadu.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.15 WIB sehingga tidak meluas ke area lain yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.

Baca juga: Barisan relawan dikerahkan untuk antisipasi karhutla di Bangka Barat

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar empat hektare. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

"Dugaan sementara sumber api berasal dari aktivitas pembakaran sampah oleh warga yang kemudian merambat ke lahan kering di sekitar lokasi," ujarnya.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan maupun membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca panas dan lahan dalam keadaan kering karena berpotensi memicu kebakaran.

"Kami juga telah menginstruksikan seluruh personel Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan pemantauan wilayah rawan kebakaran, melakukan deteksi dini terhadap titik api, serta melaksanakan langkah-langkah mitigasi guna mencegah terjadinya karhutla," katanya.

Menurut dia, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam pencegahan dan penanganan karhutla, salah satunya dengan cara melaporkan melalui pusat layanan 110 jika menemukan titik api atau potensi kebakaran.

Baca juga: Polisi Bangka Barat minta warga waspadai kebakaran hutan dan lahan

"Segera laporkan melalui pusat panggilan 110 agar dapat ditangani secepat mungkin," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mahfud Luncurkan Buku Berjudul "Pemikiran Hukum dan Politik Mahfud MD", Ini Isinya
• 44 menit lalukompas.tv
thumb
Jepang Gelontorkan Rp 310 T Atasi Lonjakan Biaya Hidup Warga Imbas Perang Iran
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Purbaya Temui SdanP, Bantah Rumor Potensi Downgrade Rating di Tengah Tekanan Pasar
• 14 menit lalukatadata.co.id
thumb
Legenda Liverpool Kenny Dalglish Didiagnosis Terkena Kanker
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
1.230 Peserta Lolos Seleksi Gabung Tim Ekspedisi Patriot Kementrans 2026
• 22 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.