Bukan Gara-gara Jarang Cuci Muka, Ini Akar Masalah Jerawat yang Sering Terlewat

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta. VIVA – Jerawat masih menjadi salah satu masalah kulit yang paling sering dialami masyarakat, baik remaja maupun orang dewasa. Sayangnya, hingga kini masih banyak yang menganggap jerawat muncul karena seseorang jarang mencuci muka atau kurang menjaga kebersihan kulit. 

Padahal, penyebab jerawat jauh lebih kompleks daripada sekadar persoalan kebersihan.

Baca Juga :
Banyak Pria Usia 30 Tahun ke Atas Tak Sadar, Gejala Ini Bisa Menandakan Kadar Testosteron Rendah
Kenapa Biaya Kesehatan Terus Melonjak? Ini Tantangan Besar yang Dihadapi Indonesia

Tidak sedikit orang yang sudah rajin membersihkan wajah, menggunakan berbagai produk perawatan kulit, hingga menjalani treatment tertentu, tetapi tetap mengalami jerawat yang muncul berulang kali. Kondisi ini menunjukkan bahwa ada faktor lain yang bekerja di balik terbentuknya jerawat dan sering kali tidak disadari.

Jerawat Berawal dari Produksi Minyak Berlebih

Dalam dunia dermatologi, jerawat umumnya muncul akibat kombinasi beberapa faktor. Mulai dari produksi minyak berlebih, penyumbatan pori-pori, pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, hingga peradangan pada kulit.

Di antara berbagai faktor tersebut, produksi minyak berlebih atau sebum sering dianggap sebagai salah satu pemicu utama. Sebum sebenarnya berfungsi menjaga kelembapan alami kulit. Namun ketika diproduksi secara berlebihan, minyak dapat bercampur dengan sel kulit mati dan menyumbat pori-pori.

Kondisi tersebut menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri penyebab jerawat untuk berkembang. Akibatnya, muncul komedo, jerawat meradang, hingga jerawat berukuran besar yang sulit dihilangkan.

Karena itulah, membersihkan wajah secara rutin memang penting, tetapi tidak selalu cukup untuk mencegah munculnya jerawat. Jika produksi minyak tetap berlebihan atau faktor pemicunya belum teratasi, jerawat dapat terus muncul meski seseorang sudah menjaga kebersihan wajah dengan baik.

Mengapa Jerawat Sering Kambuh?

Salah satu keluhan yang paling sering dialami penderita jerawat adalah kondisi kulit yang membaik untuk sementara waktu, lalu kembali berjerawat beberapa minggu atau bulan kemudian.

Hal ini terjadi karena banyak metode penanganan hanya berfokus pada gejala yang tampak di permukaan kulit. Misalnya mengurangi kemerahan, mengeringkan jerawat yang sedang aktif, atau membersihkan pori-pori yang tersumbat.

Padahal, apabila akar masalahnya belum ditangani, seperti produksi minyak yang berlebihan atau peradangan yang terus berulang, jerawat berpotensi muncul kembali.

Baca Juga :
Moms Harus Tahu! Begini Cara Sederhana Menerapkan Gaya Hidup Sehat pada Anak
Kemenkes Bakal Loloskan Aturan Standarisasi Kemasan Rokok, Begini Respons Pedagang Kaki Lima
Jangan Tunggu Sakit! Ini Pentingnya Vaksin Dewasa dan EV71 yang Tak Boleh Dianggap Sepele

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masjid At-Taqwa Pamulang Tangsel Hadirkan Gym Gratis, Dorong Keseimbangan Jasmani dan Rohani
• 15 jam lalukompas.com
thumb
3 Orang Pemain Odong-odong Sisingaan di Bekasi Tewas Tersengat Listrik
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Nanik S Deyang Minta Doa Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN Baru Gantikan Dadan
• 20 jam laludetik.com
thumb
Kenalan dengan Stadion MetLife, Arena Megah Final Piala Dunia 2026-Dunia Olahraga
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menteri AHY Benar, Kondisi Indonesia Sudah Genting
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.