BEKASI – Tiga pemain odong-odong tewas tersengat listrik saat mengiringi acara hajatan, di di Kampung Cibeureum RT 03 RW 03, Desa Mekarmukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Empat pemain lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kejadian bermula saat kendaraan yang mereka tumpangi berhadapan dengan kabel listrik yang melintang cukup rendah. Untuk memberi ruang agar kendaraan dapat melintas, beberapa pemain berinisiatif mengangkat kabel tersebut.
Namun, salah seorang pemain diduga tidak sengaja menyentuh kabel yang masih bertegangan listrik sehingga menyebabkan sengatan listrik yang kemudian merambat ke korban lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan ketentuan jarak aman dari jaringan listrik dan menghindari aktivitas yang berpotensi bersinggungan dengan jaringan listrik,” ujar Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, Rabu (3/6/2026).
“Khusus pada kegiatan yang menggunakan sound horeg, kendaraan hias, panggung bergerak, alat berat, maupun peralatan berukuran tinggi lainnya, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama,” lanjutnya.
Dia menambahkan bahwa jaringan listrik PLN telah dibangun, dioperasikan, dan dipelihara sesuai standar teknis serta ketentuan keselamatan ketenagalistrikan yang berlaku, termasuk persyaratan tinggi bebas jaringan dari permukaan tanah.
“Dalam berbagai kegiatan masyarakat yang melibatkan kendaraan atau perangkat dengan dimensi dan ketinggian di atas kondisi normal, diperlukan kewaspadaan dan perencanaan yang memadai agar tetap menjaga jarak aman terhadap jaringan listrik,” ujarnya.
Menurutnya, potensi risiko dapat diminimalkan apabila penyelenggara kegiatan melakukan koordinasi sejak awal sehingga langkah mitigasi yang diperlukan dapat dipersiapkan bersama.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami dalam setiap penanganan gangguan maupun pekerjaan pemulihan jaringan. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan ketenagalistrikan,” tandasnya.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni, menyampaikan bahwa Polres Metro Bekasi bersama PLN UP3 Cikarang memperkuat koordinasi dalam mengedukasi masyarakat terkait keselamatan ketenagalistrikan.
“Sinergi yang baik antara Polres Metro Bekasi dan PLN Cikarang menjadi langkah penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kelistrikan,”ujarnya.




