Para jemaah haji yang tergabung dalam kelompok Hijau Patuna Travel mengisi waktu mereka selama berada di Makkah dengan melakukan city tour ke Kota Thaif. Kawasan pegunungan yang dikenal memiliki udara sejuk dan pemandangan memukau ini menjadi destinasi pilihan bagi para jemaah untuk melepas penat sekaligus melakukan napak tilas sejarah Islam.
Perjalanan dimulai dari apartemen jemaah di Makkah menuju kawasan pegunungan Thaif yang berjarak kurang lebih 90 kilometer. Dengan waktu tempuh sekitar satu hingga dua jam, jemaah disuguhkan transisi pemandangan dari perkotaan menuju wilayah dataran tinggi.
Setibanya di Thaif, kunjungan diawali dengan singgah di pasar buah lokal. Kota ini memang tersohor dengan kesuburan tanahnya yang menghasilkan beragam jenis buah khas. Para jemaah tampak antusias memilih dan membeli berbagai buah segar, mulai dari buah tin, delima, hingga buah-buahan musiman lainnya untuk dinikmati bersama.
Puncak dari city tour ini adalah mengunjungi salah satu destinasi favorit wisatawan, yakni kereta gantung Al Hada. Objek wisata ini menawarkan pengalaman unik melintasi pegunungan dari ketinggian, menyuguhkan hamparan lembah dan tebing batu cadas yang menawan.
Baca juga: Patuna Travel Sediakan Fasilitas Mesin Cuci di Penginapan Jemaah Haji
Para jemaah tampak antre dengan penuh semangat untuk merasakan sensasi naik kereta gantung tersebut. Selama perjalanan udara sekitar 30 menit, mereka dapat menyaksikan keindahan alam luar biasa yang memanjakan mata.
"Luar biasa ya, ini suatu pengalaman yang luar biasa setelah kita selesai menunaikan rangkaian ibadah haji. Kita dapat kesempatan untuk bisa berkunjung di Thaif," ujar salah satu jemaah haji Patuna Travel, Hery Soekris, yang dikutip Metro Siang pada Rabu, 3 Juni 2026.
Bagi jemaah, kunjungan ke Thaif bukan sekadar wisata biasa. Kota ini memiliki nilai historis yang sangat kuat karena pernah menjadi tujuan Rasulullah SAW dalam menyebarkan agama Islam. Dari ketinggian kereta gantung, jemaah bahkan dapat melihat jalan setapak yang diyakini pernah dilalui oleh Nabi Muhammad SAW di masa lalu.
"Alhamdulillah melihat pemandangannya indah, MasyaAllah, dan juga bisa melihat jalan setapak yang dulu pernah dilalui oleh Nabi Muhammad SAW," ungkap jemaah lainnya, Oktaviano dan Adearty Prayascitra yang merasa terkesan meski sempat merasa tegang karena ketinggian.
Kegiatan city tour ini menjadi salah satu momen yang memberikan pengalaman mendalam dan berkesan bagi jemaah haji Patuna Travel Kelompok Hijau selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.




