JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan melalui Debarkasi Makassar menghadirkan pengalaman baru pada musim haji 2026.
Untuk pertama kalinya, jemaah yang tiba dari Arab Saudi langsung memasuki terminal melalui garbarata tanpa harus menggunakan kendaraan penghubung di area bandara.
Jemaah Kelompok Terbang (Kloter) 03 asal Bone mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Rabu (3/6).
Sekretaris Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar, Asa Afif Bahri mengatakan, layanan garbarata kini diterapkan untuk seluruh jemaah haji yang kembali ke Indonesia melalui Debarkasi Makassar.
"Untuk semua jemaah haji tahun ini, pertama kalinya layanan garbarata dilakukan. Jadi mulai kloter awal hingga kloter akhir, turun dari pesawat langsung masuk garbarata," ujarnya dikutip Antara, Rabu (3/6) dikutip Antara.
Baca Juga: Roy Suryo Pertanyakan Status P21 Perkara Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Mana Buktinya?
Meski mendapat kemudahan akses saat turun dari pesawat, seluruh jemaah tetap harus menjalani tahapan penerimaan di Asrama Haji Sudiang Makassar.
Menurut Asa, pemeriksaan kesehatan menjadi prosedur wajib sebelum jemaah diserahkan kepada pemerintah daerah masing-masing.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi jemaah sehat dan bugar, mereka akan langsung dipulangkan ke daerah asal dengan pendampingan pemerintah daerah yang telah menjemput.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- jamaah haji
- haji makassar
- kloter bone
- debarkasi makassar
- asrama haji
- garbarata bandara





