Tiba di Gedung KPK, Silmy Karim Bungkam

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Rabu, 3 Juni 2026 malam. Kedatangan Silmi ini merupakan respons atas langkah KPK yang meminta dirinya menyerahkan diri terkait dugaan rasuah pengurusan dokumen warga negara asing (WNA).

Pantauan di lokasi, Silmy tiba sekitar pukul 22.35 WIB dengan mengenakan kemeja batik dan mendapat pengawalan ketat dari empat ajudannya.

Mantan Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM periode 2023–2024 tersebut memilih bungkam saat diberondong pertanyaan oleh awak media. Ia terus berjalan memasuki lobi Gedung KPK tanpa memberikan komentar sedikit pun terkait kasus yang menyeret namanya.

Termasuk ketika ia memasuki gedung untuk mengisi daftar nama, ia tetap bungkam tak menjawab pertanyaan media. Tak lama, Silmy berjalan menuju ke ruangan selanjutnya untuk diperiksa tim penyidik KPK.  

Baca Juga :

17 Orang Ditangkap KPK, Termasuk Kakanwil Imigrasi Jawa Barat dan Eks Dirjen
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi Silmy termasuk dalam daftar pihak yang akan diamankan  dalam OTT di lingkungan kantor imigrasi Jakarta Barat. Budi mengimbau agar Silmy bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri guna memperlancar proses hukum yang sedang berjalan.

"Untuk itu kami mengimbau agar yang bersangkutan juga bisa kooperatif sehingga dapat membantu dalam proses penanganan perkara ini," ujar Budi kepada wartawan di Kompleks KPK Merah Putih, Rabu, 3 Juni 2026.

Baca Juga :

Deretan Mobil hingga Sepeda Mewah Barang Bukti Dugaan Korupsi Pengurusan Dokumen WNA
KPK gelar OTT
Sebelumnya, KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Berdasarkan informasi yang diperoleh, lembaga antirasuah telah melakukan serangkaian penindakan di wilayah DKI Jakarta sejak Selasa, 2 Juni 2026 malam.

Dalam operasi tersebut, tim satuan tugas KPK mengamankan sejumlah pihak. Salah satu di antaranya merupakan pejabat dari instansi keimigrasian di wilayah Jakarta Barat. Operasi penindakan itu diduga berkaitan dengan praktik korupsi dalam pengurusan dokumen warga negara asing (WNA).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pangdam XIV: Jembatan Merah Putih bukti kepedulian negara
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Mandi Wajib: Pengertian, Niat, Tata Cara, dan Hal yang Membatalkannya
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Timnas Indonesia Bisa Bikin John Herdman Full Senyum jika Berhasil Menumbangkan Oman di FIFA Matchday 5 Juni, Kenapa?
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Ancaman El Nino Mengintai, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Minta Direksi Definitif PDAM Segera Ditetapkan
• 14 jam laluterkini.id
thumb
Honda Super One alias Brio Versi Listrik, Mulai Bisa Dipesan?
• 13 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.