SUMEDANG, iNews.id - Kecelakaan maut melibatkan mobil pikap dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Sumedang–Wado, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026) sore. Dalam peristiwa tersebut, seorang balita perempuan berusia tiga tahun tewas, sementara belasan penumpang pikap luka-luka.
Kronologi kecelakaan bermula saat mobil pikap bernomor pelat Z 8575 HQ yang membawa 16 penumpang melaju dari Kecamatan Wado menuju Kota Sumedang.
Di tengah perjalanan, kendaraan tersebut mengalami kecelakaan hingga terbalik dan melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor pelat Z 3885 BD yang dikendarai seorang perempuan bersama anaknya.
Benturan keras yang terjadi membuat warga sekitar berhamburan ke lokasi kejadian. Mereka kemudian menemukan para korban tergeletak di jalan dan segera memberikan pertolongan bersama petugas.
Akibat kecelakaan itu, seluruh penumpang pikap mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda. Para korban langsung dievakuasi ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca Juga:Kecelakaan di Semarang, Truk Molen Terguling Nyaris Timpa Musala"Yang banyak ibu-ibu, ada yang di sini dan di sana juga ada," kata Budianto, salah satu warga di sekitar lokasi.
Sementara itu, balita perempuan berusia tiga tahun yang dibonceng motor oleh ibunya dinyatakan tewas akibat luka yang dideritanya.
Para penumpang pikap merupakan rombongan warga Desa Mulyajaya, Kecamatan Wado, yang hendak menjenguk tetangganya yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Pakuwon Sumedang.
Lima korban yang mengalami luka parah telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
"Korban jiwa berdasarkan informasi dari klinik, ada anak kurang lebih usia tiga tahun yang dibonceng ibunya menggunakan Honda Beat dinyatakan meninggal dunia berdasarkan keterangan medis," ujar Kapolsek Ganeas, Iptu Wilas Sutisna di lokasi.
Dia menyampaikan, masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Hingga kini, Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang masih mengumpulkan keterangan dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
#jabar




