VIVA – Persija Jakarta mulai mengerucutkan pencarian pelatih baru untuk menghadapi musim 2026/2027 setelah resmi berpisah dengan Mauricio Souza pada 26 Mei 2026.
Salah satu nama yang kini mencuat sebagai kandidat kuat pengganti adalah mantan pelatih Johor Darul Tazim (JDT) Benjamin Mora, pelatih asal Meksiko yang saat ini berstatus tanpa klub.
Keputusan Persija untuk mengakhiri kerja sama dengan Mauricio Souza diumumkan setelah target yang telah disepakati pada awal musim gagal tercapai. Meski demikian, pelatih asal Brasil tersebut tetap meninggalkan catatan positif selama satu musim menukangi tim ibu kota.
- IG: Benjamin Mora
Di bawah arahan Mauricio Souza, Persija berhasil mengumpulkan 71 poin dari 34 pertandingan Super League 2025/2026. Raihan itu diperoleh melalui 22 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Catatan tersebut menjadi perolehan poin tertinggi Persija dalam satu dekade terakhir sejak kompetisi kembali menggunakan format satu wilayah.
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, mengapresiasi kontribusi yang diberikan Mauricio Souza selama menangani tim. Menurutnya, sang pelatih berhasil membangun karakter permainan yang kuat meski target utama klub belum tercapai.
“Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan,” ujar Prapanca.
Di tengah pencarian pelatih baru, nama Benjamin Mora mulai ramai dikaitkan dengan Persija. Kabar tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan akun fanbase Persija, @tigerisredcom, yang menyebut pelatih asal Meksiko itu masuk dalam daftar kandidat yang sedang dipantau manajemen.
Dalam informasi yang beredar, Benjamin Mora disebut menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan Persija bersama beberapa pelatih asing lainnya. Hingga saat ini, manajemen belum memberikan konfirmasi resmi mengenai identitas kandidat yang sedang dibidik.
- ILeague
Peluang Persija untuk mendatangkan Mora dinilai cukup terbuka. Pelatih berusia 46 tahun itu diketahui berstatus tanpa klub setelah berpisah dengan WH Three Towns, klub Liga Utama China, pada 8 Mei 2026. Kondisi tersebut memungkinkan Persija merekrutnya tanpa perlu mengeluarkan biaya kompensasi kepada klub lain.
Rumor kedatangan Mora semakin menarik perhatian setelah muncul aktivitas di media sosial yang melibatkan salah satu staf pelatih Persija.





