Persiapan Menuju Konfrensi Internasional, UMI Gelar Pengibaran Bendera ASEAN Perkuat Langkah Menuju World Class University

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-–Persiapan Konferensi Internasional, Universitas Muslim Indonesia (UMI) telah menggelar prosesi pengibaran bendera negara-negara ASEAN.

Tujuan pengibaran dan upacara tersebut, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan internasional.

Pengibaran melibatkan para pimpinan dan petinggi di UMI, utamanya di Pascasarjana.
digelar di kawasan Taman Firdaus Kampus UMI, Jl Urip Sumoharjo. Kamis, 4 Juni.

Direktur Program Pascasarjana UMI, Prof La Ode Husen, mengatakan pengibaran bendera ASEAN menjadi simbol komitmen UMI dalam memperkuat jejaring internasional.

Agenda tersebut kata dia, juga menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan International Conference. Dimana membahas tentang pembangunan berkelanjutan yang menempatkan UMI sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan bertaraf internasional.

“Kami di Pascasarjana UMI saat ini terus bergerak mendukung program universitas dalam mewujudkan cita-cita menjadi World Class University,” tuturnya.

Menurut Prof La Ode, salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menyelenggarakan konferensi internasional. Ini dengan melibatkan berbagai negara yang memiliki perguruan tinggi bereputasi di tingkat global.

“Langkah-langkah yang kami tempuh antara lain menyelenggarakan International Conference dengan melibatkan berbagai negara yang memiliki perguruan tinggi bereputasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan sejumlah perguruan tinggi yang akan terlibat antara lain Utrecht University, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Universitas Hasanuddin, serta perwakilan akademisi dari India dan beberapa negara lainnya.

“Alhamdulillah, total ada tujuh negara yang akan hadir dan berpartisipasi dalam International Conference ini,” katanya.

Selain menghadirkan peserta dan pembicara internasional, Pascasarjana UMI juga melibatkan mahasiswa dan dosen dalam lingkup universitas agar dapat memperoleh pengalaman akademik dan jejaring global yang lebih luas.

Menariknya, seluruh peserta konferensi diberikan kesempatan untuk mengirimkan artikel ilmiah tanpa dikenakan biaya pendaftaran atau submit artikel, sehingga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi akademisi dari berbagai daerah.

“Pascasarjana UMI menargetkan diri menjadi salah satu pilar utama yang mendukung penuh program universitas dalam mencapai standar perguruan tinggi kelas dunia,” tuturnya.

Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menyebut pelaksanaan konferensi internasional tentang pembangunan berkelanjutan merupakan sebuah kehormatan besar bagi UMI dan seluruh civitas akademika.

Menurutnya, kegiatan tersebut melibatkan berbagai negara, baik sebagai peserta maupun pemateri, termasuk para keynote speaker yang memiliki reputasi internasional di bidangnya masing-masing.

“Oleh karena itu, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh duta besar yang insya Allah akan hadir,” ungkapnya.

Momentum ini kata dia, adalah amanah bagi UMI sebagai tuan rumah sekaligus menjadi evaluasi penting dalam memperkuat kemitraan dengan perguruan tinggi luar negeri.

Ia mengajak seluruh panitia, dosen, mahasiswa, dan civitas akademika UMI untuk menjadi tuan rumah yang baik, menyambut para tamu dengan ramah serta menunjukkan kapasitas UMI sebagai perguruan tinggi yang siap bersaing di tingkat internasional.

Momentum pengibaran bendera ASEAN dan pelaksanaan konferensi internasional tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi UMI dalam membangun kolaborasi global menuju World Class University.(wis)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Dapat Info Wamen Imipas Silmy Karim di Jakarta, Minta Serahkan Diri
• 15 jam laludetik.com
thumb
SPPG Terafiliasi Tiga Mantan Pimpinan BGN Tersebar di Seluruh Indonesia, Kejagung: Kerugian Negara Masih Dihitung
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Ditlantas Polda Metro Jaya Beri Dispensasi Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama Selama Satu Tahun
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Sherly Tjoanda Ungkap Maluku Utara Tumbuh 34 Persen, Akui Manfaat Hilirisasi Belum Merata
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rusia Mulai Kehilangan Sekutu, Negara Ini Ogah Disetir Putin
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.