Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan memastikan produk pangan yang beredar di pasar tradisional maupun modern aman untuk dikonsumsi.
"Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel dinyatakan aman karena tidak mengandung zat berbahaya seperti formalin, residu pestisida, maupun eber," kata Kepala Seksi Ketahanan Pangan dan Pertanian Sudin KPKP Jakarta Selatan, Ida Masni di Jakarta, Kamis.
Ida mengatakan, pengawasan pangan juga sudah dilakukan di Lottemart Fatmawati, Pasar Pondok Labu, Foodmart Primo Cilandak Town Square (Citos), Pasar Cipete Selatan, dan Pasar Mede.
Dari total 45 sampel yang diuji, sebanyak 35 sampel merupakan komoditas pertanian dan 10 sampel komoditas peternakan.
"Kami melakukan pengujian terhadap 45 sampel komoditas pertanian dan peternakan. Seluruh sampel diuji secara langsung menggunakan mobil laboratorium pertanian dan laboratorium peternakan," ucapnya.
Ida menambahkan, pengawasan dan pengujian pangan akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan yang beredar di Jakarta Selatan.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih cermat saat memilih bahan pangan dengan memperhatikan kondisi fisik produk, seperti warna, aroma, dan tekstur.
"Mudah-mudahan dengan pemeriksaan pangan yang dilakukan secara rutin dan meningkatnya ketelitian masyarakat dalam memilih bahan pangan, kita dapat terhindar dari paparan zat berbahaya agar kesehatan tetap terjaga," kata dia.
Baca juga: KPKP Jaksel ambil 47 sampel pangan di pasar dan mall jelang Idul Adha
Baca juga: Pemkot Jaksel pastikan empat pasar aman dan bebas dari bahan berbahaya
Baca juga: Awasi empat pasar, Jaksel pastikan bahan pangan aman dikonsumsi
"Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel dinyatakan aman karena tidak mengandung zat berbahaya seperti formalin, residu pestisida, maupun eber," kata Kepala Seksi Ketahanan Pangan dan Pertanian Sudin KPKP Jakarta Selatan, Ida Masni di Jakarta, Kamis.
Ida mengatakan, pengawasan pangan juga sudah dilakukan di Lottemart Fatmawati, Pasar Pondok Labu, Foodmart Primo Cilandak Town Square (Citos), Pasar Cipete Selatan, dan Pasar Mede.
Dari total 45 sampel yang diuji, sebanyak 35 sampel merupakan komoditas pertanian dan 10 sampel komoditas peternakan.
"Kami melakukan pengujian terhadap 45 sampel komoditas pertanian dan peternakan. Seluruh sampel diuji secara langsung menggunakan mobil laboratorium pertanian dan laboratorium peternakan," ucapnya.
Ida menambahkan, pengawasan dan pengujian pangan akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan yang beredar di Jakarta Selatan.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih cermat saat memilih bahan pangan dengan memperhatikan kondisi fisik produk, seperti warna, aroma, dan tekstur.
"Mudah-mudahan dengan pemeriksaan pangan yang dilakukan secara rutin dan meningkatnya ketelitian masyarakat dalam memilih bahan pangan, kita dapat terhindar dari paparan zat berbahaya agar kesehatan tetap terjaga," kata dia.
Baca juga: KPKP Jaksel ambil 47 sampel pangan di pasar dan mall jelang Idul Adha
Baca juga: Pemkot Jaksel pastikan empat pasar aman dan bebas dari bahan berbahaya
Baca juga: Awasi empat pasar, Jaksel pastikan bahan pangan aman dikonsumsi





