Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memicu kontroversi lewat pernyataan uniknya.
Ia membandingkan arena petarungan UFC yang sedang dibangun di halaman selatan Gedung Putih (South Lawn) dengan kemegahan Menara Eiffel di Paris, Prancis.
Rencananya, Gedung Putih akan menjadi lokasi megah perayaan Freedom 250 untuk memperingati hari Deklarasi Kemerdekaan pada 14 Juni 2026.
Meskipun acara ini digelar di istana kepresidenan, Trump sendiri diperkirakan tidak akan turun langsung ke arena.
Sebagai gantinya, panggung utama akan mempertemukan Ilia Topuria melawan Justin Gaethje yang akan saling baku hantam demi memperebutkan gelar juara kelas ringan UFC.
Tak kalah seru, duel sengit antara Alex Pereira dan Ciryl Gane juga bakal tersaji untuk memperebutkan sabuk juara kelas berat interim.
Donald Trump melontarkan ide nekat untuk mempertahankan ring UFC tersebut selamanya di halaman Gedung Putih. Ia berkaca pada sejarah pembangunan Menara Eiffel.
"Orang-orang tidak tahu kalau Menara Eiffel dibangun di Paris pada tahun 1889. Awalnya, menara itu mau dibongkar segera setelah pameran dunia selesai. Tapi mereka bilang: 'Biarkan saja lebih lama lagi,' lalu diperpanjang terus sampai akhirnya tidak pernah dibongkar," ujar Trump seperti dilansir dari ABC News.
Ia merasa struktur arena UFC yang sedang dibangun di depan Gedung Putih sangat menarik perhatian publik.
"Kami sedang membangun sesuatu yang menarik di depan Gedung Putih untuk pertarungan UFC besar tanggal 14 Juni nanti. Saya melihatnya dan berpikir, mungkin kita tidak akan pernah membongkarnya," tambah Trump.
Arena UFC sementara ini dibangun dengan konsep yang cukup mencolok:
- Menggunakan kanopi berbingkai yang didekorasi apik dengan bendera AS.
- Struktur empat tiang yang mengingatkan penggemar olahraga tarung pada desain panggung legendaris WCW Road Wild.
Meskipun Trump sangat bersemangat, nasib arena ini di masa depan tentu bisa berubah total jika AS dipimpin oleh presiden yang baru.
Selain itu, Trump juga belum memberikan kepastian apakah seluruh peralatan teknis dan lampu sorot di atas perancah bangunan tersebut akan benar-benar ditinggalkan di sana atau tidak.




