Jakarta, tvOnenews.com - Meski industri otomotif masih menghadapi tantangan dan daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih, PT Mandiri Utama Finance (MUF) membukukan kinerja positig sepanjang 2025 .
Perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor yang merupakan anak usaha Bank Mandiri tersebut mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan sepanjang tahun lalu. Kinerja itu terutama ditopang oleh segmen kendaraan roda empat yang terus menunjukkan tren positif.
Pencapaian ini diklaim menjadi bukti kemampuan MUF menjaga pertumbuhan bisnis di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang bagi sebagian masyarakat.
Salah satu kontributor utama pertumbuhan berasal dari segmen kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
Sepanjang 2025, nilai pembiayaan kendaraan listrik yang disalurkan MUF meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kontribusinya terhadap total pembiayaan kendaraan bermotor perusahaan juga terus bertambah.
Direktur PT Mandiri Utama Finance, Dapot Parasian Sukoco Sinaga, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan adanya perubahan pola konsumsi masyarakat menuju transportasi yang lebih berkelanjutan. Menurutnya, minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Indonesia terus menguat seiring perkembangan pasar.
“Pertumbuhan kendaraan listrik mencerminkan pergeseran preferensi konsumen ke arah mobilitas yang lebih ramah lingkungan, yang turut didukung oleh semakin berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Dapot, dikutip Kamis (4/6/2026).
MUF menilai pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik didorong oleh sejumlah faktor. Di antaranya biaya operasional yang lebih efisien dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil, semakin banyaknya pilihan produk yang tersedia di pasar, serta berbagai insentif pemerintah yang meningkatkan daya tarik kendaraan listrik bagi konsumen.
Di sisi lain, kualitas pembiayaan perusahaan tetap terjaga. Rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF), termasuk pada segmen kendaraan listrik, menunjukkan perbaikan dan tetap berada jauh di bawah rata-rata industri multifinance.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik tidak hanya mendorong ekspansi bisnis MUF, tetapi juga tetap diimbangi dengan pengelolaan risiko yang prudent dan berkelanjutan. (rpi)




