Polda Bali fokus tilang elektronik dalam Operasi Patuh Agung 2026

antaranews.com
14 jam lalu
Cover Berita
Denpasar (ANTARA) - Kepolisian Daerah Bali memfokuskan penegakan hukum berbasis elektronik dalam pelaksanaan Operasi Patuh Agung 2026 sebagai upaya meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas melalui pemanfaatan teknologi digital yang lebih transparan, akuntabel, dan humanis.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Patuh Agung 2026 yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Bali di Gedung BPKSDM Provinsi Bali, Kamis, sebagai bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan operasi yang akan berlangsung serentak di seluruh wilayah hukum Polda Bali.

Latpraops dipimpin Karo Ops Polda Bali Kombes Pol. Soelistijono bersama Direktur Lalu Lintas Polda Bali Kombes Pol. Turmudi dan diikuti para pejabat operasi serta personel yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Patuh Agung 2026.

Baca juga: Polda Bali kerahkan ribuan personel amankan Kemala Run di Gianyar

Tahun ini, Operasi Patuh Agung mengusung tema “Optimalisasi Transformasi Penegakan Hukum Secara Elektronik”.

Tema tersebut mencerminkan langkah Polda Bali dalam memodernisasi sistem penegakan hukum lalu lintas melalui pemanfaatan teknologi digital, khususnya Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Direktur Lalu Lintas Polda Bali Turmudi mengatakan latihan pra operasi menjadi tahapan penting untuk menyamakan persepsi, pola tindak, serta meningkatkan kesiapan personel sebelum diterjunkan ke lapangan.

Baca juga: Polda Bali gagalkan peredaran ribuan ekstasi di Kuta Selatan

Menurutnya, transformasi digital dalam penegakan hukum lalu lintas bertujuan membangun sistem yang lebih transparan, akuntabel, dan humanis.

Pemanfaatan teknologi ETLE, baik statis maupun mobile, akan menjadi instrumen utama dalam penindakan pelanggaran selama Operasi Patuh Agung 2026 berlangsung.

“Melalui transformasi digital ini, kita ingin membangun sistem penegakan hukum yang lebih transparan, akuntabel, dan humanis. Pemanfaatan teknologi seperti ETLE baik statis maupun mobile akan menjadi garda terdepan kita dalam mendisiplinkan pengguna jalan di Bali,” ujarnya.

Baca juga: Polda Bali gagalkan penyelundupan 2,5 kg kokain libatkan WNA Rusia

Selain mengedepankan penegakan hukum berbasis elektronik, Operasi Patuh Agung 2026 juga menargetkan penurunan angka pelanggaran lalu lintas, menekan fatalitas kecelakaan, serta mengurai kemacetan di sejumlah titik rawan, terutama kawasan wisata dan jalur utama yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.

Dalam pelaksanaan Latpraops, para personel mendapat pembekalan teknis terkait pengoperasian perangkat tilang elektronik, mekanisme penginputan data pelanggaran, hingga prosedur penindakan yang mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif kepada masyarakat.

Baca juga: Polda Bali respons "travel warning" Korea Selatan tegaskan Bali aman

Melalui persiapan yang matang, Ditlantas Polda Bali berharap Operasi Patuh Agung 2026 dapat berjalan efektif dan optimal, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Bali.

Polda Bali menilai keberhasilan operasi tersebut juga akan berkontribusi dalam menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata dunia yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi masyarakat maupun wisatawan.

Baca juga: Polda Bali tangkap red notice WNA Inggris di Bandara Ngurah Rai


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cegah Korupsi di Program MBG, Prabowo Bakal Tambah Anggaran KPK hingga Kejagung
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Rincian Vonis 11 Terdakwa Kasus Pemerasan Sertifikat K3 Kemnaker, Tertinggi 6,5 Tahun
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Rifat Sungkar Ungkap Rahasia Bertahan di Dunia yang Kompetitif
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Terungkap! Anak Buah Eks Wamen Imipas Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Rekrutmen Pendamping Pamsimas 2026 Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
• 18 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.