Meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang digital mendorong pentingnya kesadaran terhadap keamanan data pribadi. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) bekerja sama dengan Koperasi Yasmin Fatayat NU Kota Tangerang menggelar pelatihan cerdas bermedia sosial bagi pengurus dan anggota Fatayat NU se-Kota Tangerang di Aula Kecamatan Ciledug, Sabtu (11/4).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai penggunaan media sosial yang aman dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya melindungi data pribadi serta menjaga citra organisasi di era digital.
Acara dibuka oleh Camat Ciledug, Ayi Nuryadin, serta dihadiri Kepala Kampus UBSI Ciledug Setiaji, Ketua PC Fatayat NU Kota Tangerang Frida Amarilis, dan Ketua Pelaksana Haryo Windratno. Kegiatan tersebut juga melibatkan dosen dan mahasiswa UBSI sebagai bagian dari implementasi program pengabdian kepada masyarakat.
Suasana Pelatihan Keamanan Data Pribadi (Doc. Pribadi)Dalam sambutannya, Frida Amarilis menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang sehat, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang berkarakter dan memiliki kecerdasan emosional yang kuat.
Pada sesi materi, Hermawan Yulianto, S.E., M.I.Kom., menjelaskan bahwa media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pengguna perlu memahami berbagai risiko yang dapat muncul, termasuk penyalahgunaan data pribadi dan informasi yang dibagikan secara tidak bijak.
“Kesadaran terhadap keamanan data pribadi harus menjadi bagian dari literasi digital masyarakat. Selain melindungi diri sendiri, pengguna media sosial juga perlu memahami tanggung jawab saat membawa identitas organisasi di ruang digital,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Haryo Windratno menyampaikan bahwa pelatihan dirancang secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, simulasi, dan sesi tanya jawab agar peserta lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menjadi pengguna media sosial yang lebih cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat menjadi agen literasi digital di lingkungan masing-masing serta turut menjaga keamanan data pribadi dan reputasi organisasi di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.




