Mendag Koordinasi dengan Kepala BGN, Dorong MBG Serap Telur dan Daging Ayam Lokal

idxchannel.com
16 jam lalu
Cover Berita

Kemendag terus mendorong agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyerap hasil perternakan lokal seperti telur dan daging ayam.

Kemendag terus mendorong agar program MBG menyerap hasil perternakan lokal seperti telur dan daging ayam. (Foto: iNews Media/Rohman Wibowo)

IDXChannel - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyerap hasil perternakan lokal seperti telur dan daging ayam. Langkah ini dilakukan lewat koordinasi antara Kemendag bersama Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lead sector program MBG.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengatakan, komoditas seperti telur dan daging ayam perlu dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan MBG. Pasalnya, suplai telur saat ini mengalami surplus hingga 12 persen lebih tinggi dari kebutuhan, sehingga menyebabkan harganya turun signifikan seperti yang terjadi di Jawa Timur.

Baca Juga:
Kejagung Mulai Selidiki Kasus Korupsi MBG yang Libatkan Dadan Seminggu Terakhir

"Sehingga harga bisa mendekati atau sesuai HAP (Harga Acuan Pembelian), sehingga para peternak akan mendapatkan harga yang bagus," katanya di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Budi mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala BGN, Nanik S. Deyang agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyerap tidak hanya telur dan daging ayam, melainkan komoditas lain seperti ikan. Dengan begitu, surplus produksi tidak sia-sia dan merugikan produsen pangan lokal.

Baca Juga:
Prabowo Tekankan Program MBG Harus Bersih dari Korupsi

Kehadiran program MBG dipandang sebagai katalis positif yang mampu memicu peningkatan produksi pangan nasional secara berkelanjutan sekaligus menjaga kesejahteraan peternak. Mendag menekankan pentingnya manajemen logistik dan distribusi yang matang antara ketersediaan pasokan dengan kebutuhan konsumsi harian.

"Justru dengan MBG ini bagus ya, produksi pangan bisa ikut terpantik naik. Jadi ini bagus sekali ya, tinggal bagaimana manajemennya antara permintaan, antara suplai dan permintaan kita," katanya.

Selain melalui program MBG, skema bantuan pangan juga akan dibuat lebih fleksibel dengan menyesuaikan kondisi pasar. Jika terjadi kelebihan pasokan pada komoditas tertentu, bantuan pangan yang biasanya berupa beras atau minyak goreng dapat dialihkan menjadi telur atau daging ayam. 

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Analis: Pasar "repricing", investor kurangi eksposur aset berisiko
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Tertabrak lalu Terjepit 2 Truk, Pengendara Motor di Bogor Terluka
• 51 menit laludetik.com
thumb
Skandal Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 3 Klasemen, Adrian Fernandez Ketahuan Curang di Enam Seri
• 31 menit laluharianfajar
thumb
Rahasia WhatsApp yang Jarang Diketahui
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Dolar Strong di Rp18.000, BI Tegaskan Punya 7 Amunisi Stabilkan Rupiah
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.