JAKARTA, KOMPAS.com - Pasokan air perpipaan PAM Jaya di 45 kelurahan Jakarta akan dihentikan sementara mulai Jumat (5/6/2026) pukul 23.00 WIB hingga Sabtu (6/6/2026) pukul 01.00 WIB.
Penghentian layanan dilakukan karena adanya pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang memasok energi ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pejompongan I, salah satu instalasi utama penyedia air bersih untuk wilayah Jakarta.
Selama pekerjaan berlangsung, pelanggan di sejumlah wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara berpotensi mengalami penurunan tekanan air hingga penghentian aliran sementara.
Baca juga: Air PAM Jakarta Mati 5-6 Juni: Ini Daftar 45 Kelurahan Terdampak dan Jadwal Lengkapnya
Daftar 45 Kelurahan yang TerdampakWilayah yang terdampak gangguan pasokan air berada dalam cakupan layanan IPA Pejompongan I.
- Jakarta Barat
Glodok, Jembatan Lima, Kota Bambu Selatan, Kota Bambu Utara, Krukut, Mangga Besar, Maphar, Pekojan, Petamburan, Pinangsia, Roa Malaka, Slipi, Tambora, Tanah Sereal, Keagungan, Jatipulo, Duri Pulo, Duri Selatan, Duri Utara, Kali Anyar, dan Krendang.
- Jakarta Pusat
Bendungan Hilir, Cideng, Cikini, Gambir, Gelora, Gondangdia, Kampung Bali, Karet Tengsin, Kebon Kacang, Kebon Kelapa, Petojo Selatan, Petojo Utara, dan Kebon Sirih.
- Jakarta Selatan
Senayan, Karet Kuningan, Karet Semanggi, Kuningan Barat, dan Kuningan Timur.
- Jakarta Utara
Penjaringan, Ancol, dan Pejagalan.
Baca juga: Air PAM Jakarta Mati Mulai Besok, Warga Tak Mau Cuci Baju untuk Hemat Air
Penyebab Air PAM Jaya DihentikanDirektur Teknik PAM Jaya Akhmad Santika mengatakan, pemeliharaan dilakukan setelah PLN menemukan indikasi gangguan pada gardu SN45 saat pemeriksaan rutin pada akhir Mei 2026.
Menurut dia, perbaikan perlu segera dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih besar yang dapat mengganggu pasokan listrik ke IPA Pejompongan I.
"Pada hasil inspeksi tim PLN terhadap gardu SN45 ditemukan adanya bunyi desis. Hal ini kemudian diinformasikan dan harus segera dilakukan pemeliharaan karena dikhawatirkan akan terjadi dampak yang lebih parah lagi sehingga dapat menyetop suplai listrik ke IPA Pejompongan I," ujar Santika dalam konferensi pers di Gedung PAM Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026).
Akibat penghentian operasional IPA Pejompongan I, produksi air sebesar 1.500 liter per detik tidak dapat disalurkan selama pekerjaan berlangsung.




