Mendagri: Penilaian Apresiasi Pemda Berprestasi Dilakukan secara Objektif

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan penilaian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi 2026 dilakukan secara objektif berdasarkan data dan indikator kinerja yang terukur.

Penilaian tersebut mencakup sejumlah aspek, seperti penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, creative financing, pengendalian inflasi daerah, serta penurunan tingkat pengangguran.

"Tim yang menilai betul-betul saya awasi. Dan saya menyatakan bahwa inilah kredibilitas Kemendagri," ujar Tito, dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).

"Harus kita jaga. Kalau tidak, akan kehilangan marwah kalau misalnya diatur-atur," sambungnya.

Hal tersebut ia sampakkan kepada awak media usai menghadiri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali di Hotel Marriott Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (4/6) malam.

Tito menjelaskan penilaian dilakukan menggunakan data kuantitatif yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut bersumber dari indikator-indikator yang selama ini menjadi perhatian pemerintah, seperti kemiskinan, pengangguran, stunting, dan inflasi.

Khusus untuk inflasi, perkembangan datanya terus dipantau dan diperbarui setiap minggunya.

Lebih lanjut, Tito mengatakan Kemendagri membagi pelaksanaan Apresiasi Pemda ke dalam enam regional. Skema tersebut diterapkan agar kompetisi berlangsung lebih proporsional dan memberikan kesempatan yang setara bagi daerah untuk berkompetisi sesuai karakteristik serta kapasitas masing-masing.

Selain menghadiri Apresiasi Pemda, Mendagri juga mengikuti sejumlah agenda strategis lainnya di Yogyakarta. Kegiatan tersebut di antaranya terkait program perumahan rakyat dan Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Regional Jawa-Bali.

Menurut Tito, berbagai agenda tersebut saling berkaitan dalam upaya mendorong kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas nasional.

"Masalah perumahan ini berhubungan langsung, berbanding lurus dengan kemiskinan, pengangguran, kemiskinan ekstrem. Akar masalah yang utamanya di rumah," terang Tito.

"(Manfaat) program ini besar sekali. Kemudian Rapat Forkopimda oleh Menko Polkam. Jadi untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan," tambahnya.

Tito menuturkan rangkaian Apresiasi Pemda akan terus berlanjut di berbagai wilayah, termasuk di regional Papua. Melalui kegiatan tersebut, Tito berharap daerah terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Sekaligus acara ini untuk memberikan message kepada publik bahwa terlepas tadi ada beberapa kepala daerah yang mungkin menghadapi masalah hukum, (tapi) cukup banyak kepala daerah yang peduli kepada rakyatnya. Berprestasi, bisa menangani kemiskinan, pengangguran, kemudian inflasi," pungkasnya.




(hnu/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kekayaan Elon Musk Diramal Lampaui Rp 18.000 Triliun Setelah SpaceX IPO
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Wamenlu Anis Matta: Presiden Prabowo dan Menlu Bekerja sebagai Tim dalam Diplomasi | ROSI
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Menang 3-0 Lawan Timor Leste U19, Nova Arianto Maksimalkan Persiapan Hadapi Vietnam U19
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Nanik Janji BGN Lebih Hemat Anggaran, Moratorium Dapur MBG
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Kalimat Orang Bermental Lemah yang Sering Diucap Sehari-hari Menurut Ilmu Psikologi
• 16 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.