Pemerintah tingkatkan pengawasan kegiatan wisata di sekitar gunung api

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata berkoordinasi dengan instansi dan pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan pengawasan kegiatan wisata di sekitar gunung berapi guna memastikan keamanan kegiatan pariwisata.

Menjawab pertanyaan tertulis ANTARA mengenai dampak erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, bulan lalu, Kementerian Pariwisata menyatakan bahwa pemerintah memprioritaskan koordinasi pengawasan dalam mengatasi masalah kegiatan wisata di gunung api.

"Prioritas utama kami saat ini adalah memastikan koordinasi dengan BASARNAS dan tim SAR berjalan cepat," demikian jawaban tertulis yang disampaikan oleh Kementerian Pariwisata di Jakarta pada Jumat.

Kementerian Pariwisata selanjutnya juga akan berkoordinasi dengan pengelola obyek wisata alam untuk memperketat pengawasan di pintu masuk ke jalur pendakian gunung berapi.

Upaya itu dilakukan untuk memastikan tidak ada pendaki atau wisatawan yang melakukan kegiatan pendakian pada masa gunung api berstatus waspada atau siaga.

Selain itu, Kementerian Pariwisata akan melakukan audit terhadap para pemandu wisata guna memastikan mereka menaati ketentuan, tidak menuruti permintaan wisatawan dan pendaki yang ingin mendekati zona berbahaya di area gunung api untuk alasan apapun, termasuk pendokumentasian atau pembuatan konten.

Menurut kementerian, musibah yang menimpa pendaki dan wisatawan di Gunung Dukono bulan lalu merupakan tragedi besar di sektor pariwisata.

"Ini adalah tragedi besar bagi dunia pariwisata kita. Kami sangat menyayangkan terjadinya pelanggaran zona bahaya," kata kementerian.

"Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran pahit yang terakhir bagi seluruh pelaku wisata."

Baca juga: Aktivitas Gunung Dukono masih tinggi, statusnya waspada

Kementerian Pariwisata sepakat dengan Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI), yang menyatakan bahwa upaya menerobos zona berbahaya di lingkungan gunung api aktif adalah kenekatan yang dapat berakibat fatal.

Kementerian Pariwisata menyampaikan bahwa berdasarkan laporan terkini seluruh pendaki dan wisatawan yang terdampak erupsi Gunung Dukono sudah ditemukan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa pada Jumat (8/5) sebanyak 17 pendaki Gunung Dukono berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan tiga orang lainnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban yang meninggal dunia terdiri atas satu warga negara Indonesia dan dua warga dari Singapura.

Kementerian Pariwisata mengapresiasi kerja keras tim dalam mengevakuasi para pendaki yang terdampak erupsi gunung berapi serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Baca juga: Dua WNA pendaki Gunung Dukono ditemukan meninggal

Baca juga: BNPB: Semua korban erupsi Gunung Dukono telah ditemukan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Istana Jelaskan Alasan Prabowo Tiba-Tiba Datangi Wisma Danantara
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
China Batalkan Kontrak Pembelian Batu Bara dari RI? Ini Kata ESDM
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
4 Makanan Ini Sebaiknya Dihindari saat Perut Kosong
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
• 17 jam lalurealita.co
thumb
Siaran Langsung dan Live Streaming Piala AFF U-19: Isyarat Rotasi, Indonesia Harus Menang Besar atas Timor Leste
• 21 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.