Grid.ID - Dedi Mulyadi hampir memberikan bantuan untuk bayar pajak motor seorang warga Sumedang. Baru-baru ini terungkap bahwa yang bersangkutan merupakan pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sempat berencana untuk membantu seorang warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Namun belakangan terungkap jika yang bersangkutan ternyata adalah pelaku curanmor.
Hal itu terungkap saat jumpa pers kasus pencurian kendaraan bermotor dalam pelaksanaan operasi Jaran Lodaya 2026 di Mapolres Sumedang, pada Kamis (4/6/2026). Kepala Kepolisian Resor Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika mengatakan jika sebelumnya pelaku bertemu dengan Dedi Mulyadi dalam perjalanan di Jalan Umar Wirahadikusumah.
"Saat itu, pelaku ditegur Pak KDM karena knalpot motor dan pajak kendaraan bermotornya mati. Pak KDM kemudian beritikad baik akan membayarkan pajaknya. Jadi, si pelaku ini diminta datang ke Samsat untuk bayar pajak dan nantinya, pajak kendaraannya itu akan dibayar Pak KDM," ujar Tyo, dikutip dari Kompas.com.
Namun, setelah sehari bertemu dengan Dedi Mulyadi, pelaku justru tertangkap oleh jajaran Satreskrim Polres Sumedang. Ternyata warga yang hendak dibantu merupakan pelaku curanmor.
"Setelah proses penyelidikan, terungkap ternyata warga yang hendak dibantu Pak KDM ini adalah pelaku curanmor. Pelaku berikut barang buktinya sudah kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut," tutur Tyo.
Selain kasus tersebut, jajaran Polres Sumedang juga mengungkap beberapa kasus pencurian lainnya di wilayah hukum Polres Sumedang. Dari lima kasus, pihaknya mengamankan tujuh tersangka.
"Dari lima kasus tersebut, kami mengamankan tujuh tersangka. Terdiri dari enam pelaku pencurian kendaraan bermotor dan satu pelaku penadah kendaraan bermotor," ungkapnya.
Dedi Mulyadi Targetkan Kabel Semrawut di Jawa Barat Tertata pada 2027
Sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memastikan penataan kabel udara yang semrawut di sejumlah titik akan terlaksana. Ia mengatakan bahwa sejak awal, Pemprov Jabar sudah menargetkan penataan kabel selesai pada 2027.
"Iya, perapihan kabel saya sudah dari dulu mentargetnya pengennya 2027 selesai," ujar Dedi, dikutip dari Tribunnews.
Guna membahas langkah penataan tersebut, Dedi juga berencana mengundang Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) pada pekan depan. Menurutnya, penataan kabel tidak bisa dilakukan secara instan sebab kondisi jaringan yang sudah terpasang sangat banyak di berbagai daerah.
"Minggu depan ini saya akan ngundang Apjatel, kan bilang mereka mereka tanpa biaya, tapi menurut saya sih kalau jumlahnya banyak begini, kan harus berbiaya pada akhirnya," ucap Dedi.
Dedi Mulyadi tampaknya selalu ingin memberikan yang terbaik bagi warga Jawa Barat. Namun ia hampir saja salah sasaran setelah berniat memberikan bantuan untuk bayar pajak motor seorang warga Sumedang yang baru diketahui ternyata adalah pelaku curanmor. (*)
Artikel Asli




