HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR —Kesadaran menjaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas menjadi perhatian penting bagi kalangan mahasiswa dan pekerja muda.
Kondisi cuaca yang tidak menentu serta tingginya mobilitas sehari-hari dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga daya tahan tubuh.
Isu tersebut menjadi fokus dalam kegiatan NAMI ON MISSION MAKASSAR yang berlangsung pada 2–7 Juni 2026.
Roadshow tersebut dijadwalkan mengunjungi lebih dari 20 titik di Makassar, termasuk sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Muslim Indonesia, Universitas Muhammadiyah Makassar, Politeknik Negeri Ujung Pandang, dan Universitas Bosowa.
Head Region Brand Activation Oronamin C, Karel Ade Putra, mengatakan kesibukan kerap membuat pola istirahat, asupan gizi, hingga kebiasaan berolahraga kurang mendapat perhatian.
“Akibatnya, tidak sedikit generasi muda yang rentan mengalami kelelahan dan penurunan kondisi fisik,” tuturnya.
Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan anak muda, kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang dikemas dalam suasana santai. Edukasi kesehatan disampaikan melalui permainan, diskusi, hingga interaksi langsung dengan peserta.
“Selain kampus, kegiatan juga menyasar pusat keramaian dan ruang publik yang banyak dikunjungi masyarakat, sehingga pesan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dapat menjangkau lebih banyak kalangan,” tuturnya.
Kata dia, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengajak generasi muda lebih peduli terhadap kesehatan di tengah aktivitas yang padat.
Menurutnya, menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan saat sakit, tetapi perlu menjadi kebiasaan sehari-hari yang dimulai dari pola hidup yang seimbang.
CEO Doublehelix Indonesia, dr. Ichal Tawil, menyebut pendekatan yang digunakan dalam program ini menggabungkan unsur edukasi, komunitas, hiburan, dan keterlibatan digital agar pesan kesehatan lebih mudah diterima oleh generasi muda.
Ia menilai Makassar memiliki komunitas anak muda yang aktif dan kreatif sehingga menjadi lokasi yang tepat untuk menghadirkan kampanye kesehatan berbasis partisipasi masyarakat.
“Puncak kegiatan akan berlangsung 6 Juni 2026 di CPI Sunset Quay Area B dan terbuka untuk umum,” tuturnya.
Selain menghadirkan hiburan, agenda tersebut juga menjadi ruang interaksi dan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebugaran tubuh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang menyadari pentingnya menjaga daya tahan tubuh, mengatur pola hidup sehat, serta tetap aktif dan produktif dalam menjalani berbagai aktivitas sehari-hari.(wis)





