Cuma Gara-gara Ditegur Serobot Antrean Solar, Sopir Truk di Palembang Tewas Ditusuk Beramai-ramai

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Palembang, VIVA – Kasus pengeroyokan maut terhadap seorang sopir truk di area SPBU Jalan Noerdin Panji, Kecamatan Sukarami, Palembang, yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap polisi.

Kurang dari sehari setelah kejadian, dua pelaku berhasil ditangkap. Sementara satu pelaku lainnya masih diburu dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga :
ESDM: Mulai Semester II-2026 Semua SPBU Wajib Campur BBM dengan Bioetanol
Cek Langsung Pelayanan SPBU, Dewan Komisaris Kunjungi Fasilitas dan Layanan di Bali

Korban diketahui berinisial YF (33), warga Kabupaten Banyuasin. Ia meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan yang dipicu perselisihan saat mengantre solar di SPBU pada Selasa malam, 2 Juni 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan, keributan bermula ketika korban menegur seseorang yang diduga menyerobot antrean pengisian bahan bakar jenis solar sekitar pukul 21.15 WIB.

Teguran tersebut memicu adu mulut. Meski sempat dilerai petugas keamanan SPBU dan sejumlah sopir yang berada di lokasi, persoalan ternyata belum berakhir.

Sekitar 30 menit kemudian, kelompok yang terlibat cekcok itu kembali ke lokasi menggunakan beberapa sepeda motor. Mereka diduga langsung menyerang korban yang masih berada di sekitar truknya.

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan mengemudikan kendaraan yang dikendarainya. Namun karena mengalami luka serius, truk yang dibawanya akhirnya berhenti di seberang SPBU.

Tak berhenti sampai di situ, para pelaku diduga kembali melakukan penyerangan sebelum melarikan diri.

Rekan-rekan sesama sopir kemudian mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Myria Palembang. Namun nyawanya tak tertolong.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami tujuh luka tusuk di sejumlah bagian tubuh.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Sukarami bersama Satreskrim Polrestabes Palembang langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, menganalisis rekaman serta mengumpulkan berbagai alat bukti.

Hasilnya, dua pelaku berinisial OS (23) dan AP (27) berhasil diamankan pada Rabu, 3 Juni 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Sementara seorang pelaku lainnya berinisial F masih dalam pengejaran.

Dari tangan para pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit truk milik korban, sebilah pisau bergagang kayu yang diduga digunakan saat penyerangan, serta pakaian yang dikenakan salah satu tersangka ketika kejadian.

Kapolrestabes Palembang, Komisaris Besar Polisi Sonny Mahar Budi Adityawan menegaskan pengungkapan cepat tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Baca Juga :
Daftar Lengkap Harga BBM 1 Juni 2026 di Semua SPBU
Operasional SPBU Dihantui Berbagai Potensi Bahaya, Pertamina Retail Perkuat Kesiapsiagaan Pekerja
Pastikan Konsumen Pakai BBM dan Pelumas Berkualitas, Pertamina Gandeng Komunitas

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Squeeze Sundown Vol. 7: Bangun Koneksi dan Kolaborasi Kreatif F&B Tropis
• 8 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Rekomendasi IDAI tentang Perlindungan Kulit Bayi dari Sinar Matahari
• 11 menit lalumediaapakabar.com
thumb
Prabowo Bakal Lantik Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN Minggu Depan
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Yusril Dukung KPK Bongkar Dugaan Korupsi di Imigrasi | JMP
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Intip Isi Garasi Kepala BGN Nanik S Deyang yang Gantikan Dadan Hindayana
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.