Terungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Prabowo akan melantik Nanik S Deyang menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), pada Senin 8 Juni 2026, mendatang.

Terungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto akan melantik Nanik S Deyang menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), pada Senin 8 Juni 2026, mendatang. Selain Nanik, Prabowo juga akan melantik Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membeberkan bahwa saat ini ketiga pimpinan BGN secara administratif telah memimpin untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG), tepat setelah penunjukannya oleh Presiden beberapa waktu lalu.

Baca Juga:
BGN Siapkan Penyempurnaan Program Makan Bergizi Gratis Tahun 2026

“Kalau secara administratif hukum, beliau bertiga sudah sah menjadi pimpinan Badan Gizi Nasional semenjak keputusan presiden ditetapkan gitu,” ujar Prasetyo kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Jumat (5/6/2026).

Prasetyo pun membebekan dua alasan Presiden memilih Nanik sebagai Kepala BGN untuk menggantikan Dadan Hindayana yang saat telah ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung karena terjerat kasus korupsi program MBG.

Baca Juga:
Kurangi Beban APBN, BGN Bakal Maksimalkan SPPG Dibiayai CSR Perusahaan dan Hibah Asing

Menurut Prasetyo, alasan pertama adalah pengalaman Nanik yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN selama beberapa bulan terakhir. Pengalaman tersebut dinilai cukup untuk memahami seluruh proses dan kegiatan yang berjalan di lingkungan BGN.

“Beliau kan sudah beberapa saat terakhir, beberapa bulan mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional sehingga kita meyakini beliau sudah cukup waktu untuk memahami seluruh proses atau kegiatan yang berjalan di Badan Gizi Nasional,” ujarnya.

Baca Juga:
BGN Hentikan Pendaftaran SPPG Baru, Dapur Lama yang Tak Sesuai Standar Akan Diblokir

Alasan kedua, lanjut Prasetyo, adalah karakter kepemimpinan Nanik yang dinilai tegas dan disiplin dalam menjalankan tata kelola organisasi. Berdasarkan hasil evaluasi dan monitoring pemerintah, Nanik dikenal ketat dalam menerapkan standar operasional prosedur (SOP), manajemen kelembagaan, serta pengawasan kualitas makanan yang disalurkan kepada para penerima manfaat program MBG.

“Nah, yang kedua, dalam evaluasi dan monitoring, beliau salah satu yang cukup kalau boleh dibilang sangat strict, sangat tegas terhadap yang kemarin kami sampaikan, kedisiplinan di dalam menjalankan SOP-SOP, kedisiplinan di dalam menjalankan manajemen di Badan Gizi Nasional, kedisiplinan juga di dalam menjaga kualitas makanan yang kita sajikan kepada seluruh penerima manfaat,” kata Prasetyo.

Presiden, kata Prasetyo, berharap kepemimpinan Nanik bersama dua wakil kepala yang baru dapat mempercepat proses pembenahan dan perbaikan tata kelola di BGN, sekaligus memastikan program MBG berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Itu beberapa dasar pertimbangan untuk kita minta ke beliau yang kemudian dibantu oleh dua wakil yang baru untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan-perbaikan dan pembenahan-pembenahan,” kata dia.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rute Alternatif Menuju Kedutaan Besar Saat CFD Rasuna Said 7 Juni
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Gaji Wasit Piala Dunia 2026 Bocor! Sosok Ini Ungkap Nominal Fantastis hingga Aturan Baru yang bikin Pemain Enggak Berkutik
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Fraksi Partai Golkar MPR RI Nyatakan Dukungan Kebijakan Ekspor Satu Pintu
• 5 jam laludetik.com
thumb
Ruben Onsu Singgung Selamatkan Orang dari Lumpur, Sindir Sarwendah?
• 21 jam lalucumicumi.com
thumb
Pemerintah Resmi Tetapkan Pajak PPh Royalti 1,5 persen untuk Penulis
• 54 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.