HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Putri Kusuma Wardani kena tikung Chen Yufei dan gagal ke semifinal Indonesia Open 2026. Pertandingan di Istora GBK, Jumat (5/6/2026), berakhir dengan skor 13-21, 20-22. Hasil ini memperburuk rekor pertemuan Putri KW atas tunggal putri China itu. Tunggal putri terbaik Indonesia gagal pecah telur alias meraih kemenangan perdana dalam empat pertemuan.
Putri KW memulai laga dengan semangat tinggi. Gim pertama berlangsung imbang, skor 6-6 dan 7-7 sempat membuat penonton terkesima.
Namun Chen Yufei mulai menunjukkan kualitasnya. Pukulan-pukulan akuratnya membuatnya merebut empat poin beruntun dan memimpin 11-7 di interval.
Selepas jeda, dominasi Chen Yufei makin nyata. Ia terus mengontrol permainan, unggul 16-10, dan menutup gim pertama dengan mudah 21-13.
Di gim kedua, Putri KW bangkit. Ia menekan Chen Yufei, menutup interval dengan skor 11-7, dan sempat unggul tujuh angka di 16-9.
Challenge yang berhasil dan serangan silang Putri KW membuatnya memimpin 18-10. Penonton sempat berharap kemenangan dramatis akan terjadi.
Namun Chen Yufei tidak menyerah. Ia membalikkan keadaan dengan merebut tujuh poin beruntun, mengejar skor menjadi 17-18. Putri KW sempat kembali memimpin 20-18 dan memiliki dua game point, tetapi kesempatan itu gagal dimanfaatkan.
Skor imbang 20-20 membuat laga semakin tegang. Chen Yufei akhirnya meraih match point dan menutup pertandingan dengan kemenangan 22-20 di gim kedua.
Kekalahan ini menandai catatan pahit bagi Putri KW terhadap Chen Yufei. Ini membuktikan bahwa mental sang lawan lebih kuat saat poin-poin kritis.




