Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan TubuhNasional | inews | Jum'at, 5 Juni 2026 - 12:45Dengarkan Berita

BIAK, iNews.id - Operasi pencarian dan penanganan pascaledakan di Kompleks Perikanan, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, terus berlanjut hingga hari kelima. Ledakan bom yang diduga berasal dari material peninggalan Perang Dunia II yang telah menewaskan enam orang, sementara tiga korban lainnya masih dalam proses pencarian dan identifikasi.

Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengatakan, operasi hari ini tim gabungan berhasil menemukan 32 potongan tubuh, menegaskan besarnya dampak insiden tersebut. Sementara korban luka yang dirawat perlahan mulai pulih. 

“Korban yang sebelumnya dirawat inap kini telah bergabung di posko pengungsian untuk rawat jalan. Mereka masih dipantau Dinas Kesehatan dan RSUD Biak,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga:Nadiem Makarim Sakit Lagi dan Tak Bisa Hadiri Sidang Hari Ini, Pengacara: Badannya Lemas Sekali

Menurutnya, tim Jibom Gegana Polda Papua menemukan 30 potongan tubuh saat sterilisasi. Sementara dua lainnya ditemukan tim SAR gabungan di area pencarian. Seluruh potongan langsung dievakuasi dan diserahkan ke Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi. Petugas juga menemukan beberapa barang milik korban, termasuk tiga parang, satu pisau dan dua jam tangan.

Sterilisasi lokasi diperkirakan sudah mencapai 75 persen, namun hujan sempat menghambat proses. Selain itu, tim Jibom menemukan 42 serpihan casing proyektil yang akan dianalisis lebih lanjut. Proses olah TKP oleh Puslabfor Polda Papua masih berlangsung, dengan sejumlah barang bukti diamankan untuk penyelidikan.

Tim DVI juga telah membuka posko antemortem di lokasi dan mengumpulkan sampel DNA dari keluarga korban untuk mempercepat identifikasi. Evakuasi dan pencarian dibagi dalam dua ring kerja, dengan tim Basarnas dan unsur gabungan menelusuri radius 4 kilometer dari titik ledakan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito menambahkan, warga diminta tidak memasuki area ledakan dan tak memindahkan material berbahaya untuk menghindari risiko keselamatan.

Hingga kini, upaya pencarian korban dan pengungkapan penyebab ledakan masih berjalan, dengan tim gabungan bekerja tanpa henti untuk memastikan keselamatan warga dan memberikan kepastian bagi keluarga korban.

#papua

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Maluku Gandeng BPMP Perkuat Pendidikan Karakter Cegah Konflik
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Indonesia Open 2026: Jonatan Christie Menang dalam Perang Saudara Selama 74 Menit yang Sengit
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Istana Belum Putuskan Pengganti Silmy Karim dari Wamen Imipas
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Karhutla di Nagan Raya Meluas Hingga 60 Hektare
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
5 Berita Populer: Clara Shinta Laporkan Mantan Suami; Gugatan Nikita Mirzani
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.