Pasar Compact SUV Listrik April 2026: Jaecoo J5 EV Tinggalkan Jauh AION V

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Lanskap pasar kendaraan listrik murni (battery electric vehicle/BEV) di Indonesia, khususnya pada segmen Compact SUV, mencatatkan dominasi mutlak oleh satu model utama pada awal kuartal kedua tahun ini.

Berdasarkan data penjualan terbaru, Jaecoo J5 EV sukses memimpin perolehan angka distribusi secara masif, meninggalkan para rival terdekatnya dengan selisih volume yang sangat signifikan.

Sementara itu, AION V menempati urutan kedua di pasar, meski harus menerima realisasi angka yang terpaut sangat jauh di bawah sang pemuncak klasemen.

Merujuk data resmi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode April 2026, dikutip Jumat (5/6/2026), Jaecoo J5 EV kokoh di posisi teratas setelah berhasil membukukan penjualan sebanyak 3.179 unit.

Angka pencapaian model ini merepresentasikan penyerapan pasar yang luar biasa tinggi untuk kategori SUV ringkas bertenaga setrum. Performa impresif tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat diterimanya produk pendatang baru ini oleh konsumen domestik.

Kontras dengan capaian agresif pemimpin pasar, AION V yang berada di peringkat kedua hanya mampu mengamankan angka penjualan sebesar 449 unit. Perbandingan yang sangat mencolok ini memperlihatkan adanya kesenjangan volume pasokan yang masif antar-merek di dalam segmen yang sama.

Baca Juga

  • Persaingan Mobil Listrik Kian Sengit, BYD Dibuntuti Jaecoo hingga Geely
  • BYD-Jaecoo Tumbuh Stabil, Toyota Menang Secara Volume April 2026
  • Balapan Penjualan Mobil China per April 2026: BYD Juara, Jaecoo Membuntuti

Di bawah posisi AION V, persaingan ketat terjadi di papan tengah. Chery J6 menempel ketat di urutan ketiga dengan mengantongi angka penjualan 391 unit. Kinerja tersebut dibayangi oleh Wuling Eksion EV yang berada di posisi berikutnya lewat torehan 376 unit, disusul oleh pabrikan raksasa China lainnya, BYD Atto 3, yang mencatatkan penjualan sebanyak 372 unit.

Selanjutnya, model MGS5 EV menempati posisi keenam dengan capaian 299 unit, diikuti Geely EX5 yang membukukan 282 unit. Adapun Hyundai Kona Electric harus puas berada di peringkat berikutnya dengan distribusi mencapai 101 unit, disusul oleh Polytron G3 yang menyumbang 78 unit, serta Chery E5 sebanyak 64 unit.

Sisa ceruk pasar pada segmen ini terbagi dalam volume yang lebih kecil. Honda E:N1 tercatat meraih penjualan 41 unit, mengungguli MG ZS EV dengan 26 unit, Neta X dengan 12 unit, serta Seres 3 yang menorehkan 11 unit. Sementara itu, jajaran kendaraan listrik asal Vietnam, Vinfast, masih tertahan di papan bawah lewat model Nerio Green sebanyak 6 unit, VF 7 sebanyak 4 unit, serta VF 6 yang terjual 1 unit bersama dengan AION Y Plus.

Melonjaknya pengiriman Jaecoo J5 EV mencerminkan arah preferensi masyarakat yang mulai mengerucut pada model tertentu yang dinilai kompetitif dari segi spesifikasi maupun harga. Kondisi ini diproyeksikan bakal memacu para agen pemegang merek lainnya untuk merumuskan kembali strategi penetrasi pasar, demi memangkas jarak persaingan yang kian melebar di kelas SUV listrik ringkas tanah air.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KAI Daop 8: Tiket Kereta Ekonomi Komersial Diskon 30 Persen, Bisa Dipesan Mulai 6 Juni
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prabowo Datangi Kantor Danantara Tadi Siang, Disebut Kunjungan Rutin
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Oman, Live di SCTV dan Indosiar
• 8 jam lalubola.com
thumb
5 Berita Terpopuler: Sudah Ratusan Ribu PPPK Menerima Gaji ke-13, Hanya Berselang 2 Hari Gajian Lagi, Tak Usah Khawatir
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Adelia Tour and Travel Hadir dengan Layanan Terbaik, Siap Antar Wisatawan Jelajahi Destinasi Lokal hingga Mancanegara
• 6 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.