Ukraina Menyerang Saint Petersburg, Kebakaran Besar Terjadi pada Hari Pembukaan Forum Ekonomi Putin

erabaru.net
5 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com   Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengkonfirmasi bahwa 3 Juni dini hari, menjelang Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di Saint Petersburg untuk memimpin Forum Ekonomi Internasional 2026, militer Ukraina berhasil menyerang terminal minyak di wilayah Leningrad dekat Saint Petersburg yang memiliki kapasitas bongkar muat tahunan mencapai 12,5 juta ton. Setelah beberapa ledakan, kebakaran besar terjadi dan asap tebal membumbung ke udara.

Terminal Kilang Minyak di Saint Petersburg Diserang Drone Ukraina

Pada Rabu (3 Juni), sebuah terminal pengolahan dan penyimpanan minyak berskala besar di Saint Petersburg, kota terbesar kedua di Rusia, menjadi sasaran serangan drone Ukraina dalam skala besar. Api berkobar hebat dan asap hitam memenuhi langit.

Dari sekitar lokasi Saint Petersburg International Economic Forum, yang sering dijuluki sebagai “Davos versi Rusia” dan dipimpin oleh Putin, kepulan asap tebal terlihat jelas dari kejauhan.

Dalam unggahannya di platform X pada 4 Juni, Zelenskyy menulis bahwa terminal minyak Saint Petersburg, yang disebut sebagai salah satu fasilitas penyimpanan dan ekspor bahan bakar terbesar di Rusia, telah berhasil diserang meskipun berjarak sekitar 1.100 kilometer dari perbatasan Ukraina.

Zelenskyy menyatakan bahwa serangan jauh ke dalam wilayah Rusia bertujuan menciptakan posisi yang lebih setara bagi Ukraina dalam perundingan damai dengan Rusia.

“Saya berterima kasih kepada angkatan bersenjata kami. Hari ini kami menunjukkan kekuatan yang besar di medan perang. Kami telah mencapai kemajuan signifikan dalam serangan jarak jauh dan berhasil menghantam target yang berjarak 1.100 kilometer,” katanya. 

Ia juga menambahkan : “Saya siap melakukan perundingan langsung dengan Putin untuk mengakhiri perang ini, bukan menunggu hingga seluruh konflik di dunia selesai baru giliran kami melakukan perundingan.”

Serangan Terjadi Saat Para Pejabat Rusia Berkumpul di Saint Petersburg

Serangan tersebut terjadi ketika para pejabat tinggi Rusia, pemimpin bisnis, dan tokoh penting lainnya sedang berdatangan ke Saint Petersburg untuk menghadiri forum ekonomi yang dipimpin Putin.

Filsuf Rusia Alexander Dugin mengatakan : “Pesan yang ingin disampaikan oleh serangan ini adalah: jangan datang ke Rusia, jangan berurusan dengan orang Rusia, jangan mempercayai mereka, karena tempat itu tidak aman.”

Sementara itu, Kremlin menyatakan bahwa Rusia akan terus melancarkan serangan terhadap Ukraina sebagai tanggapan atas serangan-serangan semacam ini.

Laporan kompilasi oleh Yu Liang, NTD Television.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sebagian Besar Daging 135.000 Kambing Dam Jemaah Haji Indonesia Dikirim ke Gaza
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Tersingkir di Perempat Final Indonesia Open 2026, Putri KW Sesali Kesalahan di Poin Kritis
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Kurban Idul Adha 1447 Hijriah tembus dua juta ekor di Indonesia
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
MedcoEnergi (MEDC) Diperkuat Dua Direktur Baru, Hilmi Panigoro Tetap Jadi Dirut
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Istana Buka Suara Isu Purbaya Mundur dari Menteri Keuangan
• 22 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.