JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyampaikan bahwa daging dam jemaah haji Indonesia 1447 Hijriah atau 2026 Masehi disalurkan untuk rakyat Palestina.
"Sebagai bagian dari pemanfaatan hasil dam hadyu, daging dam jemaah haji Indonesia telah diserahkan melalui Konsul Jenderal Palestina (Ehab Medhat Al-Kishawi) di Jeddah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," kata Jubir Kemenhaj Ichsan Marsha dalam keterangannya, Jumat (6/5/2026).
Ichsan menyebutkan, pada 2 Juni 2026, total dam jemaah haji Indonesia tercatat sebanyak 195.326.
Baca juga: Daging Dam 2026 Tak Disalurkan ke Indonesia tapi Palestina, Ini Kata Menhaj
Jumlah tersebut terdiri atas pembayaran melalui Adahi sebanyak 135.367, pembayaran dam di Indonesia sebanyak 53.506, pelaksanaan puasa sebanyak 6.453, serta jemaah yang melaksanakan manasik haji ifrad sebanyak 4.084 orang.
"Selain memenuhi kewajiban ibadah, dam juga memiliki nilai kemanusiaan yang besar karena manfaatnya dapat dirasakan oleh saudara-saudara yang membutuhkan," kata Ichsan.
Kemenhaj menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah yang telah menunaikan kewajiban dam sesuai ketentuan.
Ia mengimbau jemaah yang belum melaksanakan dam untuk menggunakan mekanisme resmi yang telah disediakan pemerintah.
Baca juga: Daging Dam Jamaah Haji Indonesia Disalurkan ke Palestina untuk Warga Gaza, Dikirim via Mesir
Untuk diketahui, daging hasil pembayaran dam jemaah haji Indonesia di Arab Saudi pada musim haji 2026 tidak akan dibawa ke Tanah Air karena ada aturan ketat mengenai karantina hewan impor di Indonesia.
Proteksi ketat ini difokuskan untuk menangkal ancaman penyebaran penyakit hewan menular, utamanya penyakit mulut dan kuku (PMK).
Apabila virus tersebut sampai menembus batas negara, proses pemulihannya akan memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
Mengingat krisis pangan yang masih mendera warga Palestina, mengarahkan bantuan daging dam ke wilayah tersebut dinilai sebagai opsi yang jauh lebih bermanfaat dan aman untuk tahun ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang