Pelaku Pembacokan Petugas Wisata Parangtritis Bantul Ditangkap

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Polisi menangkap dua pria yang membacok petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis, Kretek, Kabupaten Bantul dengan celurit hingga korban mengalami luka robek di paha pada Minggu (17/5) malam.

Dua pelaku adalah RWSA (22 tahun) warga Pendowoharjo, Sewon, Bantul, dan AW (26 tahun) warga Panggungharjo, Sewon, Bantul.

"Benar jajaran Resmob Polres Bantul bersama Tim Opsnal Jatanras Polda DIY dan Unit Reskrim Polsek Kretek berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku kekerasan secara bersama-sama di muka umum," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, dikonfirmasi, Jumat (5/6).

Rita mengatakan polisi menangkap pelaku berbekal keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Setelah serangkaian pengejaran keduanya ditangkap kemarin.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan termasuk celurit yang digunakan untuk melukai korban.

"Barang bukti yang sementara kami amankan berupa dua buah senjata tajam jenis celurit dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi AB 5494 IP," katanya.

Sementara untuk motif penganiayaan ini masih didalami oleh kepolisian.

"Masih didalami. Para pelaku terancam dijerat dengan Pasal 262 KUHP tentang tindak pidana melakukan kekerasan terhadap orang atau barang secara bersama-sama di muka umum," katanya.

"Rencana tindak lanjut kami adalah melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa saksi dan tersangka, mencari barang bukti lain yang mungkin masih ada, serta melakukan penahanan terhadap para tersangka," ujarnya.

Sempat Teriak "Bajingan"

Hasil penyelidikan polisi saat peristiwa pembacokan pada Minggu (17/5) malam, pelaku sempat berteriak "bajingan" ke korban yang diketahui juga berprofesi sebagai guru.

"Saat korban sedang piket jaga, tiba-tiba para pelaku datang dari arah selatan melewati TPR. Pelaku sempat berteriak memaki dengan kata-kata 'bajingan'," kata Rita.

Diberitakan sebelumnya, seorang penjaga Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) berinisial MBA (38 tahun) disabet orang tak dikenal menggunakan celurit pada Minggu (17/5) malam.

"Pukul 21.15 WIB, pada saat pelapor atau korban sedang bekerja di TPR lama Parangtritis, Kretek, Bantul, tiba-tiba pelaku datang dari arah selatan melewati TPR yang pelapor atau korban jaga," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (18/5).

Pelaku kemudian berteriak "bajingan" kepada korban dan menyabetkan celuritnya.

"Menyabet korban dengan menggunakan celurit dan mengenai korban di bagian paha sebelah kiri," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kalimat Orang Tua yang Bisa Melukai Perasaan Anak
• 24 menit lalubeautynesia.id
thumb
Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang: Saya Sarjana Biologi Bukan Kehutanan
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Foto: Spanyol Ditahan Imbang Irak di Laga Uji Coba
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Betrand Peto Tak Lagi Bungkam, Bongkar Perlakuan yang Diterima Ruben Onsu dari Keluarga Sarwendah: Ayah Sering Direndahkan
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Indonesia Segel Tiket Final Ganda Putra Usai Sabar/Reza Hajar Wakil China
• 2 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.