Anggaran MBG Mei 2026 Tembus Rp88,15 Triliun, Penerima Manfaat Capai 63,1 Juta Orang

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan ekspansi besar-besaran, hingga akhir Mei 2026, anggaran yang telah terserap mencapai Rp88,15 triliun dengan jumlah penerima manfaat menembus 63,1 juta orang. 

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, realisasi anggaran MBG terus meningkat dari bulan ke bulan seiring bertambahnya cakupan penerima manfaat dan perluasan layanan di berbagai daerah.

“Untuk MBG realisasi Rp88,15 triliun dengan jumlah penerima 63,16 juta penerima,” ujar Purbaya saat konferensi pers APBN KITA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).

Data Kementerian Keuangan menunjukkan hingga 31 Mei 2026 realisasi anggaran MBG telah mencapai Rp88,15 triliun. Angka tersebut meningkat 17,53 persen dibandingkan posisi April yang sebesar Rp75 triliun.

Jika ditarik sejak awal tahun, laju penyerapan anggaran program ini tergolong agresif. Pada Januari realisasi baru mencapai Rp19,55 triliun, kemudian melonjak menjadi Rp38,97 triliun pada Februari, Rp55,34 triliun pada Maret, Rp75 triliun pada April, hingga akhirnya menyentuh Rp88,15 triliun pada Mei.

Kenaikan anggaran berjalan seiring dengan terus bertambahnya jumlah penerima manfaat. Hingga akhir Mei, sebanyak 63,1 juta orang telah menerima manfaat program tersebut, meningkat dibandingkan April yang tercatat 62 juta penerima.

Dari total penerima, sebanyak 48,9 juta merupakan siswa, sementara 14,3 juta lainnya berasal dari kelompok non-siswa. Komposisi tersebut menunjukkan program tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga kelompok masyarakat lain yang menjadi target intervensi pemenuhan gizi pemerintah.

Pada Oktober tahun sebelumnya jumlah penerima masih berada di level 39,7 juta orang. Angka itu kemudian meningkat menjadi 43,9 juta pada November, 50,8 juta pada Desember, 60 juta pada Januari, hingga akhirnya menembus 63,1 juta orang pada Mei 2026.

Untuk menopang pelaksanaan program berskala nasional tersebut, pemerintah terus memperluas jaringan layanan pemenuhan gizi. Hingga akhir Mei, tercatat sebanyak 29.670 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.

Purbaya menjelaskan setiap unit SPPG dirancang untuk melayani antara 500 hingga 3.000 penerima manfaat sehingga distribusi makanan bergizi dapat dilakukan secara lebih efektif dan menjangkau sasaran secara merata.

“Hingga akhir Mei 2026 terdapat 29.670 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap SPPG melayani 500-3.000 penerima manfaat,” kata Purbaya. (agr/cmi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Era Baru di Anfield: Liverpool Resmi Tunjuk Andoni Iraola sebagai Pelatih Kepala
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Kepala KUPP Sungai Lumpur Ditetapkan sebagai Tersangka Pemerasan
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ini Daftar Rute Transjakarta Menuju CFD Rasuna Said 7 Juni 2026
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Istana Tegaskan Tidak Ada Rencana Mengganti Menkeu Purbaya
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Mampukah Aprilia Lanjutkan Dominasinya di Awal Musim Ini?
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.