Grid.ID – Kisruh mantan suami-istri Ruben Onsu dan Sarwendah tak kunjung menemui titik terang. Belum selesai perkara aset, kini nafkah anak mereka turut dipermasalahkan. Ini membuat sang mantan manajer, Nanda Persada buka suara.
Sebagai mantan manajer Ruben Onsu dan Sarwendah sekaligus kawan dekat mereka berdua, Nanda Persada sedih melihat perseteruan ini.
Nanda Persada pun membuka fakta yang tak banyak diketahui orang terkait peran Ruben Onsu dalam karier Sarwendah. Sang mantan manajer mengaku dititipi Ruben untuk menaikkan karier Sarwendah selepas keluar dari Cherrybelle.
“Saya sangat sedih melihat perkembangan masalah ini ya. Kebetulan saya juga kenal deket dengan keduanya. Pertama Ruben pernah jadi artis saya dulu. Setelah udah enggak, kita tetep berteman dengan baik,” kata Nanda, dilansir YouTube Intens Investigasi pada Kamis (4/6/2026).
“Terus waktu itu masih proses pacaran dengan Wenda. Wenda baru keluar dari girlbandnya Cherrybelle. Dia titip tuh ‘Pak gua titip Wenda ya masuk manajemennya elo’ kata Ruben. Jadi Wenda saya manajerin lumayan lama tuh,” ujarnya.
Melihat perseteruan Ruben dan Sarwendah yang makin memanas di media sosial, Nanda mengingatkan soal jejak digital. Tak cuma berimbas kepada kedua anak mereka, jejak digital ini juga bakal dilihat oleh publik. Mengingat Ruben dan Sarwendah merupakan selebritas dengan banyak fans.
“Ngelihat perkembangan terakhir kok makin ke sini makin ke sana gitu. Sangat disayangkan banget karena bagaimana pun efeknya ke anak-anaknya. Jejak digital itu ada.”
“Awalnya saya enggak mau ikut campur apalagi saya kenal dua-duanya. Cuman makin ke sini makin meresahkan karena bagaimana pun, baik Wenda maupun Ruben itu public figure. Mereka punya fans, mereka punya followers,” tuturnya.
Nanda juga menyayangkan sindiran-sindiran tajam yang saling dilemparkan kedua belah pihak di media, khususnya yang mengarah kepada Ruben Onsu. Pasalnya, presenter 42 tahun itu turun tangan langsung agar Sarwendah bisa sukses di dunia hiburan.
“Ketika ada satu pihak yang mengeluarkan statement ekstrem, pasti ada dampaknya. Itu yang saya sesalin. Enggak etis dan enggak elok juga sindir-sindiran. Terutama aku tahu perjuangan Ruben dalam kariernya Wenda itu sangat besar.”
“Kita bisa lihat jejak digital, betapa Ruben sangat men-support Wenda dalam hal apa pun termasuk kariernya. Saya manajernya waktu itu. Kita bekerja sama untuk membuat Wenda itu bisa sukses di entertainment, mulai dari latihan vokal, branding, dibentuk image-nya sedemikian rupa. Itu memang strategi tim dari manajemen juga, termasuk Ruben,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, mantan manajer Ruben Onsu dan Sarwendah, Nanda Persada menyinggung soal istilah kacang lupa kulitnya yang digaungkan netizen. Ia menyesalkan tudingan itu bisa terjadi.
“Makanya aku sedih lihat ada kata-kata seolah-olah seperti netizen bilang kacang lupa kulitnya. Akhirnya jadi ke sana arahnya, sangat disesalkan,” kata Nanda.
Di akhir, Nanda memperingatkan kerabat Ruben Onsu maupun Sarwendah untuk tidak memanas-manasi perseteruan hingga makin rumit, khususnya untuk menahan komentarnya demi kebaikan bersama.
“Dan saya juga sedih karena orang-orang terdekat bukannya ngademin kasus ini malah terkesan ngipas-ngipasin. Ini bukan statement opini, tapi ini fakta.”
“Jadi buat orang-orang terdekat, terutama adik-adiknya tolong ditahan komentarnya, mulutnya, untuk kebaikan bersama,” ujarnya memungkassi.(*)
Artikel Asli




